Sukabumi Update

Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampus 2 Tahun Lalu, Sang Ibu Cari Keadilan

Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampus 2 Tahun Lalu, Sang Ibu Cari Keadilan (Sumber : Instagram/@levihavron)

SUKABUMIUPDATE.com - Kabar mengejutkan datang dari keluarga penyanyi Keisya Levronka. Sang adik bernama Lexi Valleno Havlenda dikabarkan mengalami kecelakaan jatuh dari lantai enam gedung salah satu kampus di kawasan Jakarta Barat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh ibu Keisya Levronka, Levi Leonita Davies melalui unggahan di akun instagram pribadinya. Ia mengungkapkan bahwa pihak kampus dan organisasi mahasiswa diduga lepas tangan terhadap kecelakaan adik sang penyanyi itu.

Apalagi kasus jatuhnya Lexi Valleno Havlenda dari lantai enam gedung kampus tersebut telah terjadi hampir dua tahun lalu, tapi sang ibu merasa tidak mendapatkan keadilan yang seharusnya. Kini, kasus tersebut menjadi viral di media sosial.

Mengutip dari Suara.com, dalam unggahan di feed Instagram pribadinya @levihavron pada Jumat, 30 Januari 2026, Levi mengungkap bahwa keluarganya sudah cukup bersabar menunggu itikad baik, namun menemui jalan buntu.

"Sepertinya memang harus melalui sosial media ya untuk berkomunikasi dengan kalian. Mengingat sudah dua tahun berlalu begitu saja tanpa penyelesaian pasti dan kesulitan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait," tulis Levi dikutip dari Suara.com pada Senin, (02/02/2026).

Baca Juga: Lirik Lagu Romantis Terbaru: “Denganmu Saja” dari Keisya Levronka & Nyoman Paul

Kronologi dan Dugaan Malprosedur

Berdasarkan penuturan Levi, peristiwa nahas itu terjadi pada April 2023. Saat itu, Lexi sedang mengikuti kegiatan latihan Caving (susur gua) yang diadakan oleh organisasi Mahasiswa Hukum Pecinta Alam (Mapala) di area kampus.

"Singkat cerita pada hari itu juga ananda terjatuh dari lantai enam gedung kampus dikarenakan pengaitnya terlepas," jelas Levi dalam unggahannya.

Tak hanya soal insiden jatuh, Levi juga menyoroti penanganan pertama yang dinilai fatal dan tidak sesuai prosedur medis darurat. Korban tidak segera dievakuasi menggunakan ambulans, melainkan kendaraan umum.

"Bayangkan anak saya yang jatuh dari lantai enam gedung kampus dibopong lalu didudukkan di kursi roda dan didorong ke kendaraan (taxi online) dan ditidurkan lagi di taxi online," ungkap Levi kecewa.

Dia mempertanyakan mengapa pihak penyelenggara tidak memanggil ambulans, padahal menunggu taksi online pun memakan waktu yang sama.

Dampak Cedera Serius

Akibat insiden tersebut, Lexi mengalami cedera fisik yang sangat parah. Melalui unggahan Instagram Story pada Sabtu, 31 Januari 2026, Levi merinci kondisi putranya yang harus menjalani perawatan intensif hingga saat ini.

Beberapa cedera fatal yang dialami Lexi antara lain tulang ekor remuk hingga harus dipasang pen, trauma ginjal yang bergeser dan sempat tidak berfungsi, paru-paru terendam cairan darah, hingga sobekan pada hati.

"Selama satu tahun harus memakai kateter ke mana-mana. Selama satu tahun aktivitas menggunakan kursi roda, bertahap pakai tongkat. Sampai sekarang harus menggunakan kasur dekubitus untuk kenyamanan tulang ekornya," tulis Levi merinci penderitaan sang putra.

Baca Juga: Lewat Lagu Tawamu, Keisya Levronka Dedikasikan Karyanya untuk Sang Adik Tercinta

Keisya dan Kekasih Turun Tangan

Pihak keluarga terus berupaya meminta pertanggungjawaban. Pada Sabtu, 31 Januari 2026, terlihat Keisya Levronka bersama kekasihnya, Nyoman Paul, turut hadir mendampingi sang ibu dalam pertemuan dengan pihak kampus Untar.

Dalam foto yang diunggah Levi, Keisya dan Paul tampak duduk di ruang tunggu sebuah kantor di lingkungan kampus.

"Team support ini ikut pertemuan hari ini," tulis Levi dalam keterangan fotonya.

Hingga berita ini diturunkan, desakan publik terus mengalir di media sosial agar kasus ini diusut tuntas demi keadilan bagi korban yang kini harus menanggung cacat permanen dan menjalani terapi seumur hidup.

Sumber: Suara.com

Editor : Octa Haerawati

Tags :
BERITA TERKAIT