Sukabumi Update

Kampus Untar Beri Klarifikasi soal Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6

Kampus Untar Beri Klarifikasi soal Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 (Sumber : Instagram/@levihavron)

SUKABUMIUPDATE.com - Universitas Tarumanegara (Untar) akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait kecelakaan yang dialami oleh adik penyanyi Keisya Levronka, Lexi Valleno Havlenda.

Lexi Valleno Havlenda mengalami kecelakaan jatuh dari lantai 6 gedung kampus saat mengikuti kegiatan organisasi dua tahun lalu. Hal tersebut diungkap oleh sang ibu, Levi Leonita Davies dan menjadi viral.

Universitas Tarumanegara mengeluarkan pernyataan Hak Jawab yang dirilis pada Selasa, 3 Februari 2026 untuk mengklarifikasi terkait kecelakaan yang dialami oleh adik Keisya Levronka.

Mengutip dari Suara.com, pihak Untar menegaskan bahwa pemberitaan yang beredar sebelumnya hanya bersumber dari satu pihak dan belum mencerminkan prinsip keberimbangan (cover both sides).

Baca Juga: Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampus 2 Tahun Lalu, Sang Ibu Cari Keadilan

Kegiatan Tanpa Izin di Hari Libur

Dalam keterangan tertulisnya, Untar mengungkapkan fakta baru mengenai kronologi kejadian. Menurut versi kampus, insiden tersebut terjadi saat Lexi melakukan latihan panjat tebing bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Pihak kampus menyoroti bahwa kegiatan tersebut dilakukan tanpa izin resmi dan berlangsung pada hari libur nasional, yakni Jumat, 29 Maret 2024, bertepatan dengan peringatan Wafat Isa Almasih. Hal ini berbeda dengan klaim keluarga yang menyebut kejadian pada April 2023.

"Perlu kami luruskan pula bahwa insiden terjadi saat yang bersangkutan melakukan kegiatan latihan wall climbing bersama Unit Kegiatan Mahasiswa tanpa memiliki izin berkegiatan dari universitas," bunyi pernyataan resmi Untar dikutip dari Suara.com pada Kamis, (05/02/2026).

Karena bertepatan dengan hari libur, operasional kampus tidak berjalan seperti biasa, yang berdampak pada keterbatasan layanan fasilitas penanganan darurat. Bahkan, pihak keamanan kampus diklaim sempat melarang kegiatan tersebut.

"Pihak keamanan kampus pada saat itu telah melarang pelaksanaan kegiatan, namun larangan tersebut tidak diindahkan sehingga latihan tetap dilaksanakan," tegas pihak Untar.

Proses Mediasi Buntu

Menanggapi tudingan "lepas tangan" dan tidak adanya pertanggungjawaban selama dua tahun, Untar membantah hal tersebut. Pihak universitas menyatakan telah membuka ruang dialog dan menawarkan dukungan kemanusiaan sesuai kapasitas institusi.

"Untar telah menyampaikan kesediaan untuk memberikan bantuan secara proporsional dalam ruang lingkup yang dapat dilakukan institusi," jelas manajemen kampus.

Namun, mediasi tersebut hingga kini belum membuahkan hasil karena adanya perbedaan ekspektasi antara tuntutan keluarga dengan batasan dukungan yang bisa diberikan universitas.

"Hingga saat ini belum tercapai kesepakatan karena belum adanya titik temu dari kedua pihak terkait permintaan keluarga dan cakupan dukungan yang dapat dipenuhi Untar," lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga: Lirik Lagu Romantis Terbaru: “Denganmu Saja” dari Keisya Levronka & Nyoman Paul

Menutup klarifikasinya, Untar menyampaikan rasa prihatin dan simpati mendalam kepada Lexi dan keluarga, serta berkomitmen memperketat pengawasan kegiatan mahasiswa agar insiden serupa tidak terulang.

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah Levi Leonita Davies mengunggah kekecewaannya di Instagram pada akhir Januari 2026. Levi menyebut putranya jatuh dari lantai enam karena kelalaian pengait saat latihan, dan menuding pihak kampus tidak memberikan pertanggungjawaban yang layak.

Akibat insiden itu, Lexi mengalami cedera fatal mulai dari remuk tulang ekor, trauma ginjal, hingga paru-paru terendam darah yang mengharuskannya menjalani perawatan intensif dan terapi jangka panjang. Keluarga Keisya Levronka kemudian menuntut keadilan karena merasa anaknya diperlakukan tidak adil pasca-kecelakaan.

Sumber: Suara.com

Editor : Octa Haerawati

Tags :
BERITA TERKAIT