Sukabumi Update

Taqy Malik Buka Suara Terkait Tudingan Dugaan Mark Up Mushaf Al-Qur'an

Taqy Malik Buka Suara Terkait Tudingan Dugaan Mark Up Mushaf Al-Qur'an (Sumber : Instagram/@taqy_malik)

SUKABUMIUPDATE.com - Nama Influncer Taqy Malik tengah menjadi sorotan di media sosial usai diduga melakukan mark up harga wakaf mushaf Al-Qur'an di Mekkah dan Madinah. 

Beberapa waktu lalu di media sosial pribadinya, Taqy Malik mengunggah pengumuman yang mengajak pengikutnya serta masyarakat untuk ikut wakaf mushaf. Program tersebut dibuka dengan sistem patungan, sehingga yang berminat dapat mengirim dana semampunya atau berapa saja. 

Namun, Randy Permana yang merupakan seorang fotografer yang tinggal di Arab Saudi menyinggung kalau program wakaf yang ditawarkan Taqy Malik dinilai terlalu mahal.

Mengutip dari Suara.com, hal disampaikan oleh Randy Permana di akun Instagram pribadinya @paparich666 pada Rabu, 11 Februari 2026 yang langsung menarik perhatian publik.

“Selama ane 5 tahun bolak-balik di Saudi, gak pernah nemu harga mushaf/Quran di Mekah Madinah seharga 80 riyal (mau musim haji/Ramadan apapun kek). Antum penyalur wakaf atau jualan wakaf?” kata Randy dikutip dari Suara.com pada Senin, (16/02/2026).

Baca Juga: Mikel Arteta: Hanya Cedera yang Mampu Gagalkan Arsenal Raih Gelar

Atas timbulnya kabar miring soal penyaluran wakaf mushaf yang kini menyeret namanya, Taqy Malik akhirnya buka suara. Influencer yang merupakan mantan suami Salmafina Sunan itu mengajak Randy Permana melakukan tabayyun untuk berdiskusi secara terbuka soal simpang siur kabar tersebut.

“Melalui pernyataan ini, dengan segala kerendahan hati, saya mengundang Saudara *Rendy Eka Permana dan semua pihak yang melontarkan tuduhan terkait saya* untuk hadir dalam forum tabayyun secara terbuka (LIVE melalui platform Instagram dan di publikasi secara terbuka), bermartabat, dan penuh tanggungjawab, terkait *amanah wakaf mushaf dan persoalan lain yang dilontarkan*,” tulis Taqy Malik pada Sabtu (14/2/2026).

Undangan tabayyun tersebut, menurut Taqy Malik, bukan semata-mata untuk mencari pembenaran, melainkan untuk menguak kebenaran. Setelah menerima tawaran tabayyun dari Taqy Malik, Randy pun menyanggupinya dan mengajak Taqy untuk datang langsung ke Madinah agar sekaligus menunjukkan bagaimana proses penyaluran wakaf di sana.

“Ini kan kasusnya antum penyaluran donasi wakaf di Saudi kan, ya udah kita selesaikan di Saudi, ngapain di Indonesia,” kata Randy melalui Story-nya.

Randy bahkan bersedia untuk menanggung tiket dan visa agar Taqy Malik bisa langsung pergi ke Madinah. Tawaran Randy yang mengajak tabayyun di Madinah itu lalu disetujui oleh Taqy Malik.

Namun sebelum bertemu di Madinah, Taqy Malik mengajak Randy untuk lebih dulu ke Indonesia dengan alasan keduanya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) sehingga akan lebih memudahkan jika semua proses dilakukan di Tanah Air.

“Mengingat saat ini kita sama-sama berada di Indonesia dan sama sama Warga Negara Indonesia, saya memandang akan lebih bijak dan tepat apabila pertemuan tersebut dilakukan di sini terlebih dahulu, agar persoalan ini dapat dibahas secara terbuka, jernih, dan mencapai titik tengah dengan baik,” tulis Taqy Malik.

Baca Juga: 40 Link Twibbon Imlek 2026: Desain Keren, Gratis Tinggal Download!

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kesepakatan resmi antara kedua belah pihak soal tempat untuk melakukan tabayyun terkait tudingan mark up harga mushaf yang dijalankan Taqy Malik.

Sumber: Suara.com

Editor : Octa Haerawati

Tags :
BERITA TERKAIT