Sukabumi Update

MCI Siap Bantu Richard Lee Urus Dokumen Baru Usai Sertifikat Mualaf Dicabut

MCI Siap Bantu Richard Lee Urus Dokumen Baru Usai Sertifikat Mualaf Dicabut (Sumber : instagram/@dr.richard_lee)

SUKABUMIUPDATE.com - Polemik sertifikat mualaf dokter kecantikan Richard Lee yang dicabut oleh Hanny Kristianto tengah menjadi sorotan. Ditambah nama Mualaf Center Indonesia (MCI) ikut terseret.

Padahal diketahui bahwa Mualaf Center Indonesia (MCI) tidak pernah mengeluarkan dokumen mualaf untuk Richard Lee. Hal tersebut disampaikan oleh Fandy, W. Gunawan saat ditemui di kantornya yang berada di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis, 7 Mei 2026.

Mengutip dari Suara.com, Ketua Umum Mualaf Center Indonesia, Fandy, W. Gunawan mengatakan, ada lembaga lain yang mengeluarkan sertifikat mualaf Richard Lee. Namun ia memastikan, hal itu bukan dilakukan MCI.

"DRL tidak tercatat di Mualaf Center Indonesia," kata Fandy dikutip dari Suara.com pada Jumat, (08/05/2026).

Fandy W. Gunawan menyebutkan Dokter Richard Lee disyahadatkan oleh Ustaz Derry Sulaiman. Hadir pula Ustaz Felix Siauw yang ikut menjadi saksi.

"Nah, untuk sertifikatnya pun ketika saya juga melihat di yang ditampakkan, itu bukan standar sertifikat yang dikeluarkan oleh Mualaf Center Indonesia. Jadi ada perbedaan dari segi logo dan namanya," ucapnya memaparkan.

Baca Juga: Richard Lee Buka Suara soal Sertifikat Mualaf Dicabut: Tidak Pernah Mengajukan

Tapi, kalaupun nanti Dokter Richard Lee mau mendaftarkan dokumen mualaf, MCI siap memberikan fasilitas tersebut.

"Siapapun, kalau dari saya siapa pun yang mau masuk Islam, mau membuat surat pernyataan masuk Islam itu kita bebaskan," kaya Fandy.

Ia menambahkan, "Jadi DRL bukan artinya ketika dicabut dari satu yayasan terus masuk daftar hitam oleh semuanya gitu ya."

Menurutnya, setiap yayasan memiliki penilaian pribadi, namun Richard Lee tetap berpeluang mendapatkan surat pernyataan dari lembaga lain.

"Nah untuk yayasan lain kan memungkinkan karena dr. Richard Lee mau mengubah kolom agamanya membutuhkan surat itu ya kita mungkin dari yayasan itu bisa membantu," tuturnya.

Fandy justru melihat sisi positif dari keberanian Dokter Richard Lee dalam memproklamirkan keyakinan barunya secara terbuka di media sosial.

"dr. Richard Lee ini sudah cukup menunjukkan kesungguhannya dalam masuk Islam dengan mengakui secara publik," kata Fandy.

Terkait selentingan miring yang menyebut Richard Lee jarang terlihat melakukan ibadah salat, Fandy meminta publik tidak terlalu jauh mencampuri ranah privat.

"Oh itu terkait dengan pribadi ya. Kalau kita bilang itu terkait dengan pribadi," ungkapnya dengan nada tenang.

Baca Juga: Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ini Penjelasan Hanny Kristianto

Ia mengingatkan bahwa ketaatan seseorang dalam menjalankan rukun Islam tidak bisa dijadikan alasan mutlak untuk mengeluarkannya dari agama.

"Kita tidak bisa serta-merta langsung menghakimi seseorang karena dia tidak salat langsung kita hakimi dia keluar dari Islam gitu kan," pungkas Fandy.

Sumber: Suara.com

Editor : Octa Haerawati

Tags :
BERITA TERKAIT