SUKABUMIUPDATE.com - Mantan member NCT, Mark Lee tengah menjadi perhatian publik dan Kpopers usai mengenakan kaos bergambar bendera Confederate yang menuai kontroversi.
Baru-baru ini Mark Lee menghadiri sebuah event, dan dalam foto yang beredar di media sosial memperlihatkan ia mengenakan kaos berwarna biru dan abu-abu yang di bagian dada terdapat bendera Confederate.
Dirangkum dari berbagai sumber, bendera Confederate muncul pertama kali saat Perang Saudara di Amerika Serikat pada tahun 1861-1865 yang menjadi bentuk negara-negara bagian yang ingin memisahkan diri untuk mempertahankan perbudakan.
Bendera Confederate identik dengan perbudakan dan kebencian. Bahkan, banyak yang mengidentifikasi nya sebagai simbol rasisme, sehingga Mark Lee yang mengenakan kaos bergambar bendera tersebut menuai kontroversi di kalangan penggemar.
Tidak lama setelah kontroversi kaos Mark Lee ramai di media sosial, label baru mantan member NCT itu, yaitu Upper Room merilis permintaan maaf melalui Instagram Story pada Selasa, 23 Juni 2026 dalam bahasa inggris.
“Kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus atas kekhawatiran, ketidaknyamanan, dan kekecewaan yang disebabkan oleh kaos vintage yang muncul dalam foto yang baru-baru ini dibagikan,” tulis perwakilan dari label Mark Lee.
Baca Juga: Mark Lee Mendirikan Label Baru Benama Upper Room Usai Keluar dari NCT
Pihak Upper Room menjelaskan bahwa kaos yang dikenakan Mark Lee merupakan koleksi barang vintage. Namun, setelah menyadari latar belakang dari bendera di bagian dadanya label tersebut memastikan tidak akan muncul dalam konten apa pun.
“Pakaian tersebut dipilih semata-mata sebagai barang koleksi vintage. Namun, setelah menyadari signifikansi historis dan sensitivitas yang terkait dengan simbol yang ditampilkan pada kaos tersebut, kami mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa simbol tersebut tidak akan terlihat dalam konten resmi apa pun,” lanjutnya.
Upper Room memahami kekhawatiran penggemar mengenai akibat yang akan timbul dari kaos tersebut. Mereka akan bertanggung jawab penuh atas kelalaian tersebut dan bakal ditangani sebaik mungkin.
“Terlepas dari niatnya, kami menyadari bahwa masalah ini seharusnya ditangani dengan lebih cermat dan hati-hati. Kami bertanggung jawab penuh atas kelalaian ini,” sambung pihak Upper Room.
Secara tegas, Upper Room dan Mark Lee menolak hal-hal mengenai rasisme, kebencian, diskriminasi, atau bentuk intoleransi apa pun demi menjaga kedamain serta toleransi di masyarakat. Mereka telah menyesali insiden yang terjadi.
“Upper Room dan sang seniman dengan tegas menolak dan tidak mentolerir rasisme, kebencian, diskriminasi, atau bentuk intoleransi apa pun. Kami memahami keseriusan kekhawatiran yang telah disampaikan dan sangat menyesali kesusahan yang disebabkan oleh insiden ini,” ungkapnya.
Upper Room dan Mark Lee berterima kasih kepada penggemar dan masyarakat yang telah mengingatkan mereka terhadap hal-hal sensitif. Mereka sangat menghargai hal tersebut, lalu ke depannya melakukan evaluasi.
“Kami juga berterima kasih kepada mereka yang telah menyampaikan masalah ini kepada kami. Kami menghargai umpan balik yang telah kami terima dan sedang mendengarkan dengan saksama kekhawatiran yang diungkapkan oleh komunitas kami,” imbuhnya.
Baca Juga: Mark Lee Tulis Surat untuk Penggemar Usai Tinggalkan NCT dan SM Entertainment
Pihak Upper Room dan Mark Lee akan melakukan peninjauan secara menyeluruh terhadap pakaian maupun konten untuk menghindari hal serupa terjadi di masa depan.
“Sebagai tanggapan, kami akan memperkuat prosedur peninjauan internal kami untuk pemilihan pakaian dan persetujuan konten guna membantu mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang,” lanjutnya.
Di akhir, Upper Room dan Mark Lee meminta maaf kepada orang-orang yang merasa sakit hati, tersinggung, atau kecewa dengan insiden tersebut. Mereka akan berusaha untuk memperbaikinya.
“Kami dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang merasa sakit hati, tersinggung, atau kecewa dengan situasi ini. Kami tetap berkomitmen untuk bertindak dengan lebih bertanggung jawab, sadar, dan penuh perhatian ke depannya,” tutupnya.
Seperti diketahui, Mark Lee memutuskan untuk meninggalkan NCT dan SM Entertainment pada bulan April 2026 lalu setelah 10 tahun bersama. Tidak lama setelah itu, ia mengumumkan mendirikan label sendiri bernama Upper Room di awal Juni 2026.
Sumber: Soompi
Editor : Octa Haerawati