SUKABUMIUPDATE.com - Artis Sarwendah mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bersama dengan kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon pada Kamis, 25 Juni 2026.
Adapun kedatangan Sarwendah ke kantor KPAI di Menteng, Jakarta Pusat, bukan untuk menanggapi panggilan mengenai laporan yang diajukan Ruben Onsu, tetapi menindaklanjuti pengaduan sebelumnya yang telah diajukan lebih dulu oleh Sarwendah.
Maka dari itu, kedatangan kali ini, Sarwenda bersama kuasa hukumnya membawa bukti untuk diserahkan ke KPAI mulai dari soal hak asuh anak hingga nafkah yang menjadi masalah utama.
"Kedatangan kami bermula dari surat pengaduan yang kami buat tanggal 21. Lalu kami juga melakukan pengaduan online di tanggal 22 pagi jam 10.00," kata Chris Sam Siwu dikutip dari Youtube Intens Investigasi pada Jumat, (26/06/2026).
Baca Juga: Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli 2026, Upaya Damai Demi Anak
Chris Sam Siwu mengungkapkan bahwa materi dalam laporan pengaduan yang diajukan oleh Sarwendah mencakup masalah pengasuhan anak hingga soal nafkah yang dialami oleh kliennya dari awal pernikahan hingga saat ini.
“Ya, yang kami laporkan terkait dengan pengasuhan dan nafkah, ya. Apa materinya? Semua yang klien kami rasakan dari awal pernikahan sampai dengan saat ini,” lanjut Chris Sam Siwu.
Kuasa hukum Sarwendah itu juga mengatakan bahwa aduan tersebut diajukan demi kepentingan anak-anak agar merasa aman dan nyaman terkait hak-haknya, terkhusus soal nafkah.
"Yang kami adukan semua tujuannya demi kepentingan anak, bukan demi kepentingan selain kami, ya, terkait nafkah anak. Ya, terkait hak anak juga, anak juga merasa aman dan merasa nyaman," kata Chris.
Baca Juga: Sarwendah Minta Maaf Usai Video Ucap Kata Kasar Saat Live Streaming Viral
Selain itu, Chris menegaskan bahwa aduan yang dilayangkan kliennya ke KPAI berbeda dengan apa yang dilaporkan oleh pihak Ruben Onsu. Ia juga telah memastikan telah mengetahui dan menjelaskan kronologi masalah yang terjadi berdasarkan versi masing-masing.
Maka dari itu, kedatangan Sarwendah kali ini untuk menyerahkan sejumlah bukti kepada pihak KPAI untuk melengkapi aduannya yang nantinya bisa dipelajari lebih lanjut oleh KPAI. Pihak Sarwendah berharap konflik ini bisa segera diselesaikan dengan baik demi kebaikan anak-anak.
Sumber: Youtube Intens Investigasi
Editor : Octa Haerawati