Sukabumi Update

Betrand Peto Diperiksa Sebagai Saksi atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Betrand Peto Diperiksa Sebagai Saksi atas Kasus Dugaan Penganiayaan (Sumber : instagram/@betrandpetoputraonsu)

SUKABUMIUPDATE.com - Penyanyi Betrand Peto mendatangi Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polda Metro Jaya pada Senin, 21 September 2026.

Kedatangan Betrand Peto untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas laporan dugaan penganiayaan oleh temannya, Bebby Hatami atau BH terhadap sosok berinisial DYP ke Polda Metro Jaya.

Kasus dugaan penganiayaan ini masih berkaitan dengan kasus dugaan kekerasan seksual yang terjadi di salah satu kelab malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Betrand Peto datang ke Polda Metro Jaya sekitar pukul 15.00 WIB, didampingi oleh kuasa hukumnya, Timoty Ezra Simanjuntak. Usai pemeriksaan, penyanyi yang akrab disapa Onyo itu memberikan penjelasan.

“Hari ini aku datang ke sini untuk menjadi saksi. Karena ada yang harus perlu dijelaskan ya. Dan pastinya doain aja semoga semuanya berjalan dengan lancar. Aku di sini nggak akan kemana-mana. Saya akan selalu apa taati apa yang sedang berjalan sekarang gitu,” kata Betrand Peto dikutip dari Youtube Intens Investigasi pada Selasa, (22/09/2026).

Baca Juga: Betrand Peto Buka Suara soal Laporan ANW: Saya Tidak Melakukan Tindakan Seksual

Timoty Ezra Simanjuntak memberikan penjelasan bahwa Betrand diperiksa terkait laporan kasus dugaan penganiayaan. Namun, ada beberapa hal yang tidak bisa disampaikan demi menghormati privasi dari pihak-pihak di dalamnya.

"Ada laporan yang ini saksi dari laporan penganiayaan. Jadi, kita hormati ada ruang-ruang publik yang tidak bisa kita sampaikan. Ini saksi atas penganiayaan, laporan dari penganiayaan," kata Timoty Ezra Simanjuntak.

Timoty Ezra Simanjuntak mempertegas bahwa sosok yang melaporkan adalah teman dari Betrand, sehingga ia meminta agar privasi dari teman-temannya dihormati.

"Laporan dari temannya Onyo. Temannya Onyo. Jadi kita hormati penamaan-penamaan, kita hormati ya," ucapnya.

Timoty juga mengungkapkan bahwa saat pemeriksaan Betrand Peto menjawab puluhan pertanyaan dari penyidik. Jadi, proses pemeriksaan cukup panjang dari sore hingga malam hari.

"Oke, yang kedua itu sekitar 20 sampai 22 pertanyaan dari jam tiga sampai jam setengah delapan," ujar Timoty.

Timothy menjelaskan bahwa garis besar pemeriksaan penyidik terhadap Betrand sampai memakai waktu cukup lama mengenai kronologi yang terjadi mengenai kejadian tersebut.

"Bagaimana Onyo datang ke sana mulai dan di sana ngapain aja sampai dengan selesai pulang lagi ke tempat basecamp dan sampai syuting lagi. Itu aja sih garis besarnya," lanjutnya.

Baca Juga: Betrand Peto Dilaporkan atas Dugaan Kekerasan Seksual, Begini Kronologinya

Selain itu, pihak penyidik mencari tahu keterlibatan para saksi yang berada di lokasi kejadian saat insiden tersebut terjadi. Secara tegas Timoty mengatakan kalau Onyo hanya menyaksikannya secara langsung.

"Ya pasti semuanya ada yang melihat langsung, pastinya ada. Termasuk dari Onyo juga melihat langsung," tegasnya.

Sebagai informasi, BH atau Bebby Hatami membuat laporan terhadap perempuan berinisial DYP atas kasus dugaan penganiayaan. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/6852/IX/2026/SPKT/POLDAMETROJAYA.

Sebelumnya, Betrand Peto beserta temannya dilaporkan atas kasus dugaan kekerasan seksual oleh ANW di Polda Metro Jaya. DYP yang merupakan teman ANW melaporkan teman Betrand, yaitu Bebby Hatami dugaan penganiayaan.

DYP mengaku mengalami kekerasan fisik saat terjadi perselisihan antarkelompok di salah satu kelab malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, sehingga ia membuat laporan. Tidak berselang lama, Bebby juga membuat laporan.

Sumber: Youtube Intens Investigasi

Editor : Octa Haerawati

Tags :
BERITA TERKAIT