Sukabumi Update

Raffi Ahmad Akhirnya Buka Suara soal Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda 2026

Raffi Ahmad Akhirnya Buka Suara soal Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda 2026 (Sumber : Instagram/@raffinagita1717)

SUKABUMIUPDATE.com - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad akhirnya memberikan klarifikasi terkait kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026.

Melalui akun Instagram resmi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad ingin meluruskan terkait kabar yang berkembang di media sosial, salah satunya terkait dugaan adanya mahasiswa bayaran dalam acara tersebut dan sebuah merek dari suatu brand.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Jumat, 30 Oktober 2026, Raffi menjelaskan bahwa dirinya hadir dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 sebagai tamu undangan. Ia sama sekali tidak mengetahui soal rencana, susunan acara, serta pihak yang menghadiri acara tersebut.

“Saya hadir dalam kegiatan deklarasi Sumpah Pemuda kemarin sebagai undangan yang informasinya baru saya terima pada malam sebelum acara. Saya tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara, serta tidak mengetahui detail susunan acara dan pihak-pihak yang hadir,” tulis Raffi Ahmad dikutip pada Sabtu, (31/10/2026).

Baca Juga: Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Disorot, Raffi Ahmad Jadi Sasaran Kritik Netizen

Suami Nagita Slavina itu juga menegaskan tidak tahu mengenai adanya suatu merek yang muncul dalam gapura dan pembatas jalan selama acara berlangsung, seperti yang dituduhkan di media sosial.

“Saya juga ingin menegaskan bahwa tuduhan mengatur kemunculan salah satu merek tidak benar. Gapura dan pembatas jalan yang menampilkan merek tersebut sudah berdiri jauh sebelum acara dan tidak berkaitan dengan kehadiran saya,” tuturnya.

Raffi juga menghormati para mahasiswa dan masyarakat yang menyampaikan aspirasi di Bundaran HI pada Rabu, 28 Oktober 2026. Baginya, menyampaikan pendapat merupakan suatu hak penting.

“Saya menghormati teman-teman yang menyampaikan aspirasi pada 28 Oktober 2026. Menyampaikan pendapat adalah hak, dan suara mahasiswa itu penting,” ungkapnya.

Raffi Ahmad menuliskan bahwa dirinya selalu terbuka terhadap kritik dan masukan. Namun, harus berdasarkan fakta, terutama mengenai keluarganya. Ia juga mengajak agar publik memastikan lebih dulu kebenaran suatu informasi sebelum menyebarkannya.

“Saya selalu terbuka terhadap kritik dan masukan, tentunya kritik yang didasarkan pada fakta, bukan tuduhan atau fitnah dari dugaan yang tidak benar, terlebih jika menyangkut keluarga. Mari memastikan kebenaran informasi sebelum menyimpulkan atau menyebarkannya,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 digelar pada Kamis, 29 Oktober 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Raffi Ahmad hadir bersama Willie Salim, Chika Jessica, Okan Kornelius, Intan RJ, hingga Gunawan.

Baca Juga: Raffi Ahmad hingga Irfan Hakim Terima Peringatan Serangan Udara saat Umrah

Dalam acara tersebut Raffi Ahmad menyerukan ajakan kepada para pemuda untuk melawan penyebaran berita bohong atau hoax serta provokasi. Bahkan, Raffi juga menggemakan pesan persatuan kepada seluruh masyarakat, terutama anak muda.

Namun, yang menjadi sorotan adanya sebuah merek muncul dalam gapura maupun pembatas jalan selama acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026, dan diduga menjadi pihak sponsor. Mengetahui hal tersebut, pihak perusahaan segera membantah.

Selain itu, netizen juga menyoroti soal dugaan orang-orang yang dibayar untuk menjadi mahasiswa palsu dalam acara tersebut, sehingga menuai kritikan tajam kepada Raffi Ahmad.

Editor : Octa Haerawati

Tags :
BERITA TERKAIT