SUKABUMIUPDATE.com - Komedian Kiky Saputri akhirnya memberikan klarifikasi terkait video menyapa hai rakyat jelata yang sedang viral di media sosial dan menjadi perbincangan netizen.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu, 4 November 2026, Kiky Saputri meminta maaf kepada pihak-pihak yang tersinggung dengan ucapannya dalam video tersebut. Ia menyadari bahwa ada pilihan kata kurang tepat ketika berbicara.
“Pertama-tama, aku ingin meminta maaf kepada teman-teman yang merasa tersinggung dengan ucapan dalam video tersebut. Aku memahami bahwa ada pilihan kata yang mungkin terdengar kurang tepat, terlepas dari maksudku saat itu,” tulis Kiky Saputri dikutip pada Rabu, (4/11/2026).
Komedian berusia 33 tahun itu menjelaskan konteks video yang diambil pada 2023. Ia diundang untuk menghadiri peresmian Bandara Internasional Kertajati dan berkesempatan untuk satu pesawat dengan Budi Karya Sumadi, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Perhubungan pada era Presiden Joko Widodo.
“Sebagai konteks, video tersebut diambil pada tahun 2023, ketika aku bersama beberapa pengisi acara lainnya diundang untuk menghadiri peresmian Bandara Internasional Kertajati. Dalam perjalanan tersebut, kami berkesempatan berada dalam satu pesawat bersama Menteri Perhubungan saat itu,” katanya.
Baca Juga: Video Kiky Saputri Naik Jet Pribadi Viral, Ucapan “Hai Rakyat Jelata” Jadi Sorotan
Kiky mengungkapkan bahwa maksud dari kata rakyat jelata bukan untuk merendahkan masyarakat Indonesia, tapi sebagai sindiran terhadap fenomena flexing yang saat itu tengah ramai.
“Sebagai seorang komika yang dikenal dalam bidang roasting, aku memang sering menggunakan candaan, sindiran, dan sarkasme untuk menanggapi berbagai situasi.
Begitu pula dengan ucapan dalam video tersebut, termasuk penggunaan istilah "rakyat jelata", yang sebenarnya aku maksudkan sebagai sindiran terhadap fenomena flexing pada saat itu, dan bukan untuk merendahkan masyarakat,” ujarnya.
Istri Muhammad Khairi itu juga mengaku saat berucap memposisikan diri sebagai ‘rakyat jelata’ karena baru pertama kali naik private jet. Akan tetapi, ia menyadari bahwa ucapannya tidak selalu sama dengan pandangan atau perasaan orang lain. Ia juga akan bertanggung jawab dengan lebih hati-hati dalam memilih kata saat akan mengucapkan sesuatu.
“Karena aku pun memposisikan diri sebagai "rakyat jelata" yang baru pertama kali naik private jet. Namun, aku juga menyadari bahwa apa yang kita maksudkan tidak selalu sama dengan apa yang orang lain pahami atau rasakan, dan sebagai seseorang yang memiliki ruang untuk banyak didengar, aku punya tanggung jawab untuk lebih berhati-hati dalam memilih kata-kata,” sambungnya.
Dalam klarifikasinya, Kiky Saputri menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya yang telah menyinggung banyak pihak. Ia juga akan menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran besar.
“Melalui penjelasan ini, aku ingin memberikan konteks yang lebih utuh, sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas ucapan yang telah menyinggung teman-teman. Hal ini menjadi pelajaran besar,” tulisnya.
Baca Juga: Kiky Saputri Tuai Kecaman Usai Lontarkan Candaan Tidak Pantas ke NCT WISH
Di akhir, sang komedian mengucapkan terima kasih kepada setiap kritik dan masukan terhadapnya. Semua itu akan menjadi pengingat untuknya agar bisa lebih baik ke depannya.
“Terima kasih untuk setiap kritik dan masukan yang disampaikan. Semuanya menjadi pengingat untuk aku agar terus belajar dan menjadi lebih baik,” tutupnya.
Seperti diketahui, Kiky Saputri menjadi perbincangannya saat video lamanya naik private jet bersama Armand Maulana, Gilang Dirga, dan Budi Karya Sumadi menjadi viral karena ucapannya yang menyebut rakyat jelata dalam video tersebut.
Ucapan Kiky Saputri itu menuai kritik dari netizen di media sosial yang menyebutkan tidak bersimpati, tidak sensitif dan tak peka terhadap kondisi masyarakat Indonesia.
Editor : Octa Haerawati