TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Sukabumi Update

Sukseskan Pemilu 2024, Wabup Sukabumi Minta Camat Jaga Stabilitas Politik

Wabup Sukabumi Iyos Somantri saat memberi arahan kepada para Camat dalam Rakor Dukungan dan Fasilitasi Penyelenggaraan Pemilu 2024 Kamis (19/1/2023). | Foto: Dokpim Pemkab Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri mengatakan jadwal pelaksanaan pemilu dan Pilkada serentak sudah ditetapkan pada tanggal 14 Februari 2024, oleh karena itu pemerintah daerah hadir untuk memfasilitasi dan membantu dukungan pelaksanaan pemilu yang berjalan dengan baik, aman dan lancar.

Hal ini dikatakan Wabup dalam arahannya kepada Camat se-Kabupaten Sukabumi dalam rakor penyelenggaraan pemilu 2024 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Kamis 19 Januari 2023.

"Kita ini adalah ASN yang mempunyai norma dan koridor yang harus ditegak laksanakan, kami mohon Bapak dan Ibu Camat untuk tegak lurus yang istiqomah," ujarnya dikutip dari laman resmi Pemkab Sukabumi.

Wabup Iyos menyebut, kehadiran camat dalam pelaksanaan pemilu ini sebagai kepanjangan tangan Bupati untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada wilayahnya masing-masing.

"Bapak dan Ibu harus siap melaksanakan amanah ini dengan baik, jujur dan adil," pintanya.

Baca Juga: Info Orang Hilang: Remaja Tangsel Ini Dicari Keluarga hingga Palabuhanratu Sukabumi

Menurut Wabup, peran camat harus mampu menjaga stabilitas politik ditengah situasi masyarakat, lantaran camat ialah posisi yang dekat bersama masyarakat sehingga akan lebih mengetahui dinamika budaya, pola gerakan, dan cara pengorganisasiannya.

"Perangkat kecamatan terlibat langsung maupun tidak langsung, baik sekretaris maupun perangkat lainnya. Lakukan tugas yang sesuai dengan fungsi yang dimiliki agar tetap di rel norma yang ada," katanya

Iyos menuturkan, Camat harus terus berkoordinasi dengan baik bersama KPU, unsur kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, dan lainnya. Hal itu agar keamanan dan ketentraman pelaksanaan pemilu 2024 berjalan sesuai dengan harapan.

"Lakukan koordinasi baik dengan forkopimcam maupun dengan KPU jika ada sesuatu hal yang penting, jangan sampai gegabah dalam mengambil tindakan," pungkasnya.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT