TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Sukabumi Update

Berbudaya Pasundan, Mengenal Kujang Lambang Keberanian Kota Sukabumi

Tugu Kujang Alun-Alun Kota Sukabumi (Sumber : Instagram/@kharriz_artventure21)

SUKABUMIUPDATE.com - Kota Sukabumi, wilayah di Provinsi Jawa Barat yang masih sarat makna akan warisan budaya. Warisan budaya Indonesia yang diabadikan di kota Sukabumi salah satunya adalah kujang.

Kujang bahkan dijadikan Lambang Kota Sukabumi. Kujang, Senjata Pusaka Luhur Bangsa Indonesia di Daerah Pasundan ini diabadikan sebagai Lambang Keberanian Kota Sukabumi, dilansir dari portal.sukabumikota.go.id.

Lebih dari itu, redaksi sukabumiupdate.com mencatat kujang pusaka merupakan simbol peninggalan sejarah dari zaman Prabu Siliwangi. Kujang pusaka ini diketahui adalah senjata di masa itu kala memimpin tahta kerajaan, serta kesaktian dari seorang Prabu Siliwangi sendiri di zamannya.

Masyarakat Jawa Barat pun kerap menggunakan simbol Kujang ini sebagai penghias pakaian khas Sunda atau dipasang di ikat kepala.

Baca Juga: Heboh Botol Miras di Setda Palabuhanratu Sukabumi, Ini Respons Bupati

Dikutip dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, dalam Wacana dan Khasanah Kebudayaan Nusantara, Kujang diakui sebagai senjata tradisional Masyarakat Jawa Barat (Sunda) dan dikenal memiliki nilai sakral serta mempunyai kekuatan magis.

Bahkan, beberapa peneliti menyatakan istilah Kujang berasal dari kata Kudihyang dengan akar kata Kudi dan Hyang.

Kudi diambil dari bahasa Sunda Kuno yang artinya senjata yang mempunyai kekuatan gaib sakti, sebagai jimat, sebagai penolak bala, misalnya untuk menghalau musuh atau menghindari bahaya/penyakit. Senjata ini juga disimpan sebagai pusaka, yang digunakan untuk melindungi rumah dari bahaya dengan meletakkannya di dalam sebuah peti atau tempat tertentu di dalam rumah atau dengan meletakkannya di atas tempat tidur (Hazeu, 1904 : 405-406).

Baca Juga: Puasa Sunnah Rajab 2023 Dimulai 23 Januari Besok! Simak Jadwal Lengkapnya

Sedangkan Hyang dapat disejajarkan dengan pengertian Dewa dalam beberapa mitologi, namun bagi masyarakat Sunda Hyang mempunyai arti dan kedudukan di atas Dewa.

Editor : Nida Salma Mardiyyah

Tags :
BERITA TERKAIT