SUKABUMIUPDATE.com - Jembatan penghubung antarkampung di Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, kembali ambruk setelah dihantam luapan air Sungai Palasari pada Rabu 17 desember 2025 sekira pukul 04:00 Wib dini hari.
Berdasarkan informasi, jembatan tersebut baru selesai diperbaiki pada Mei 2025 menggunakan anggaran Dana Desa (DD) setelah jembatan lama ambruk diterjang air sungai yang meluap pada Maret 2025. Terkini, jembatan tersebut kembali ambruk tergerus air pada Rabu (17/12/2025).
Camat Lengkong, Ade Rikman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa jembatan yang ambruk merupakan infrastruktur vital bagi aktivitas masyarakat antar kampung.
Baca Juga: Dugaan Penculikan-Penganiayaan PNS Sukabumi Memanas, Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Pemukulan
“Jembatan tersebut baru dibangun pada bulan Mei 2025 dengan menggunakan anggaran Dana Desa (DD). Namun intensitas hujan yang tinggi menyebabkan debit Sungai Palasari meningkat drastis hingga menggerus pondasi jembatan dan akhirnya ambruk,” ujar Ade Rikman kepada Sukabumiupdate.com, Sabtu (20/12/2025).
Sejak ambruknya jembatan dan tak dapat dilalui, warga terpaksa mencari jalur alternatif untuk melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk menuju lahan pertanian, sekolah, dan pusat pelayanan umum.
Kondisi terkini, pihak Kecamatan bersama warga setempat sedang membangun jembatan darurat pada Sabtu (20/12/2025).
Adapun kondisi terkini di jembatan tersebut, Pemerintah Kecamatan bersama warga setempat tengah membangun jembatan darurat menggunakan bahan seadanya, yakni menggunakan batang bambu yang disusun menjadi satu yang hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua.
“Kami akan segera melaporkan kejadian ini ke pemerintah kabupaten agar dapat ditindaklanjuti, baik melalui penanganan darurat maupun rencana pembangunan kembali jembatan tersebut,” tambahnya.
Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Editor : Asep Awaludin