SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, dan warga Desa Bojong, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, melakukan perbaikan jalan ruas Ciguyang–Cikaso di Kampung Ciparapat secara swadaya.
Perbaikan dilakukan dengan pengerasan menggunakan batu pecah hasil donasi material dari warga dan para dermawan, sebagai upaya sementara mengatasi kerusakan jalan yang semakin parah.
Baca Juga: Polling Sukabumiupdate.com: 88 Persen Warganet Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Chine Hidayatullah, warga Desa Bojong, Kecamatan Kalibunder, bersama warga Desa Bangbayang, menyampaikan bahwa kondisi jalan tersebut sudah lama memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan.
“Jalan ini merupakan akses penting yang menghubungkan Kecamatan Jampangkulon, Cimanggu, Kalibunder, Tegalbuleud hingga Sagaranten. Terutama di ruas Desa Bangbayang menuju Sagaranten, kondisinya sangat sulit dilintasi kendaraan roda empat,” ujar Chine, Kamis (1/1/2026).
Baca Juga: 6844 Warga Sukabumi Kena Tilang: Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat 30,2 Persen di 2025
Menurutnya, kerusakan jalan ditandai dengan aspal yang terkelupas, badan jalan miring, serta banyak lubang besar yang kerap terisi air saat hujan. “Kalau hujan turun, lubang-lubang itu berubah seperti kolam dadakan. Sangat berbahaya bagi pengendara,” katanya.
Selain kerusakan aspal, di beberapa titik ruas jalan juga ditemukan retakan dan amblas yang diduga merupakan dampak bencana alam pada Desember 2024 lalu. Hingga kini, titik-titik tersebut belum mendapatkan penanganan dari pihak terkait.
Baca Juga: Penipuan Paling Banyak, Catatan Kriminalitas di Kota Sukabumi
Hal senada disampaikan Dede Dwiyanto, warga Desa Bangbayang. Ia menambahkan bahwa kerusakan jalan di wilayah tersebut memang diperparah oleh adanya pergerakan tanah akibat bencana pada akhir tahun 2024.
“Di ruas ini ada beberapa titik yang rusak parah karena pergerakan tanah saat bencana Desember 2024. Sampai sekarang belum ada perbaikan permanen, jadi warga berinisiatif melakukan pengerasan agar jalan tetap bisa dilalui,” jelas Dede.
Baca Juga: Ratusan Anak Indonesia Terpapar Radikalisme, 68 Bocah Berideologi Neo-Nazi dan White Supremacy
Warga berharap, upaya swadaya yang dilakukan saat ini dapat menjadi solusi sementara sekaligus menarik perhatian pemerintah daerah agar segera melakukan perbaikan menyeluruh. Mengingat jalan Ciguyang–Cikaso merupakan jalur vital penunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas masyarakat antar kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.
Editor : Fitriansyah