Sukabumi Update

Malam Tahun Baru Berdarah, 4 Remaja Jadi Korban Pembacokan di Sekitar Balai Kota Sukabumi

Korban pembacokan di Jalan R Syamsudin Kota Sukabumi saat mendapat tindakan medis. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Suasana perayaan malam Tahun Baru di pusat Kota Sukabumi berubah mencekam . Empat remaja dilaporkan menjadi korban pembacokan brutal di sekitar Jalan Syamsudin SH, tepatnya di pertigaan samping Ganesha Operation (GO) Balai Kota Sukabumi , Selasa (31/12/2025) malam .

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, saat kawasan tersebut dipadati warga yang sedang merayakan malam pergantian tahun. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, sekelompok orang datang menggunakan sepeda motor secara tiba-tiba menyerang para korban dengan senjata tajam .

Salah seorang saksi mata, Ambon (23), menuturkan bahwa para korban saat itu tengah berkumpul sebelum tiba-tiba diserang tanpa ada cekcok sebelumnya . Ia mengatakan sekelompok pelaku langsung mengayunkan senjata tajam ke arah korban. “Lagi nongkrong, tiba-tiba datang rombongan motor bawa sajam. Langsung nyerang, gak tahu motifnya apa,” ujarnya .

Baca Juga: Kabupaten Sukabumi Sumbang 50 Persen Produksi Sawit se Jabar

Dia menambahkan, situasi di lokasi kejadian sempat kacau . Warga dan pengunjung yang berada di sekitar titik kejadian berhamburan menyelamatkan diri . Suara teriakan bercampur dengan bunyi petasan membuat kondisi semakin tidak terkendali . Sejumlah korban terlihat bersimbah darah sebelum akhirnya dievakuasi .

Akibat kejadian itu , empat remaja mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda . Informasi yang dihimpun menyebutkan , satu korban mengalami luka serius hingga harus menjalani tindakan medis intensif , sementara tiga korban lainnya dilarikan ke RSUD R. Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan .

Hingga berita ini diturunkan , sukabumiupdate.com masih berupaya meminta keterangan pihak kepolisian untuk mengetahui motif penyerangan serta dugaan pelaku melarikan diri setelah melakukan aksi kekerasan tersebut . Belum ada keterangan resmi terkait apakah peristiwa ini berkaitan dengan aksi geng motor atau konflik antar kelompok .

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT