Sukabumi Update

Belum Terima Laporan dari Keluarga 4 Korban Pembacokan, Kapolres Sukabumi Kota: Kita Telusuri

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi (Sumber: sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Insiden pembacokan yang melukai empat remaja di sekitar kawasan Jalan R Syamsudin SH atau GO Balai Kota Sukabumi pada malam pergantian tahun masih menyisakan tanda tanya. Meski para korban telah mendapatkan penanganan medis di RSUD R Syamsudin SH (Bunut), hingga, Senin siang (2/1/2026) pihak kepolisian mengaku belum menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada laporan yang masuk dari korban maupun keluarga korban ke pihak kepolisian. “Belum ada, belum ada laporan, belum ada laporan ke kita,” ujar Rita saat saat ditemui sukabumiupdate.com di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Jumat (2/1/2026).

Ia menegaskan, kepolisian siap menindaklanjuti kasus tersebut apabila laporan resmi sudah diterima. “Pasti dong (ditindak lanjuti), kalau ada laporan pasti kita tindak lanjuti. Nanti kita telusuri ya,” kata Rita.

Baca Juga: Kritik Bernada Umpatan, Warga Bantarsari Sukabumi Namai Jalan Rusak Jadi ‘Tanjakan Bagong’

Diberitakan sebelumnya, empat korban pembacokan dilarikan ke IGD RSUD R Syamsudin SH sekitar pukul 00.30 WIB pada Rabu (1/1/2026) dini hari. Humas RSUD Bunut sekaligus Ketua Tim Penanganan Keluhan, Irfan Nugraha, menyebutkan bahwa keempat korban datang hampir bersamaan dengan luka akibat senjata tajam.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban dibagi ke dalam dua kategori penanganan. Dua orang mengalami luka ringan dan diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan, sementara dua korban lainnya harus menjalani perawatan lanjutan karena mengalami luka cukup serius. Salah satu korban bahkan mengalami luka berat di bagian jari tengah kiri yang kondisinya hampir putus, sehingga memerlukan penanganan dokter spesialis ortopedi.

Selain luka di jari, korban lainnya juga mengalami luka di telapak tangan dan lutut akibat sabetan senjata tajam. Hingga kini, dua korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bunut.

Baca Juga: Penerbitan NIB Kabupaten Sukabumi 2025 Turun 61,88%, Integrasi RDTR Jadi Salah Satu Faktor

Peristiwa pembacokan tersebut terjadi di tengah keramaian malam Tahun Baru dan sempat menggegerkan warga sekitar. Namun, motif serta identitas pelaku masih belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian menyatakan akan melakukan penelusuran lebih lanjut begitu laporan resmi diterima.

Pembawa Sajam Terekam Video

Peristiwa yang terjadi jelang pergantian tahun tersebut direkam oleh sejumlah warga dengan. Dalam salah satu video berdurasi singkat yang diterima redaksi sukabumiupdate.com, terlihat beberapa remaja berlarian menghindari kejaran remaja lain yang membawa senjata tajam. Kejadiannya di simpang tiga jalan R Syamsudin dan Cikole dalam.

Seorang remaja yang membawa sajam mengejar hingga ke arah Balai Kota Sukabumi yang lokasinya tak jauh. kejadian ini berlangsung di tengah hingar bingar jelang malam pergantian tahun. Mereka (para korban dan kelompok pelaku) berlarian di antara antrian kendaraan yang memenuhi jalan R Syamsudin.

Baca Juga: Warga Bantu Warga! Aksi Solidaritas Warga Neglasari Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Cimerang

Di detik ke 14, video tersebut merekam adegan mengerikan. Tepat di simpang tiga Cikole Dalam dan jalan R Syamsudin, sekelompok remaja mengeroyok seorang remaja lainnya, hingga terjatuh ke aspal, dan remaja yang membawa sajam kembali terlihat ikut menganiaya korban.

 

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT