SUKABUMIUPDATE.com - Kebutuhan akan armada angkutan khusus pelajar di Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, kian mendesak. Masyarakat bersama pihak SMAN 1 Lengkong, SMPN 1 Lengkong, serta didukung Forkopimcam Lengkong, meminta perhatian serius pemerintah terkait keselamatan siswa yang selama puluhan tahun harus menempuh perjalanan sekolah dengan moda transportasi yang tidak layak.
Kepala SMAN 1 Lengkong, Pian Sopian, mengungkapkan bahwa hingga kini para siswa masih mengandalkan kendaraan umum yang melintas dari jalur Surade–Sukabumi, khususnya mobil Elf jurusan Pajampangan, bahkan tidak jarang menggunakan truk.
“Ini sudah terjadi puluhan tahun. Siswa SMPN 1 Lengkong dan SMAN 1 Lengkong harus berjubel naik Elf yang kapasitasnya terbatas, bahkan ada yang naik truk. Kondisi ini sangat berisiko dan membahayakan keselamatan anak-anak,” ujar Pian Sopian kepada sukabumiupdate.com, Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, keterbatasan angkutan membuat pihak sekolah dan Forkopimcam terpaksa memberikan toleransi kepada siswa yang rumahnya jauh untuk membawa sepeda motor sendiri ke sekolah dengan syarat memakai helm. Namun, bagi siswa yang tidak memiliki kendaraan, satu-satunya pilihan adalah menunggu Elf yang melintas dengan waktu dan kapasitas yang tidak menentu.
“Kondisi siswa SMP dan SMA hampir sama karena lokasi sekolah berdekatan. Pemandangan anak-anak berangkat dan pulang sekolah dengan kondisi berdesakan itu sering terlihat setiap hari,” tambahnya.
Baca Juga: Muncul Petisi Dukung Percepatan Pembangunan RSUD Sukalarang Sukabumi
Menurut Pian, pihak sekolah bersama Camat Lengkong saat ini tengah berupaya mengajukan pengadaan bus sekolah sebagai solusi jangka pendek, sambil menunggu adanya angkutan umum yang bisa melintas secara rutin dari arah Lengkong–Kiaradua.
“Harapannya ada bus sekolah dulu sebelum angkutan umum bisa masuk secara rutin. Ini demi keselamatan dan kenyamanan siswa,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan keprihatinan pribadinya karena kerap menyaksikan langsung kondisi tersebut. “Kebetulan saya tinggal di Kecamatan Ciracap. Saat berangkat, saya sering melihat anak-anak SMP naik Elf dalam kondisi penuh. Kadang saya juga membantu mengantar sesuai kapasitas mobil saya,” katanya.
Terkait video yang sempat beredar, Pian memastikan bahwa sosok dalam rekaman tersebut merupakan orang tua siswa sekaligus guru senior di SMAN 1 Lengkong yang juga merasakan langsung kondisi sulitnya transportasi pelajar di wilayah tersebut.
Masyarakat dan pihak sekolah berharap pemerintah daerah segera merespons kondisi ini dengan kebijakan nyata demi keselamatan generasi muda di Kecamatan Lengkong.
Editor : Syamsul Hidayat