Sukabumi Update

4 Hari Jalan Alternatif Nyalindung–Purabaya Tertutup Longsor, Warga Turun Tangan

Warga bergotong royong membersihkan material longsor yang sudah 4 hari menimbun jalan alternatif penghubung Kecamatan Nyalindung–Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Minggu (11/1/2026). (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Jalan alternatif penghubung Kecamatan Nyalindung dan Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, tertimbun longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Hingga empat hari pascakejadian, penanganan belum dilakukan sehingga warga terpaksa turun tangan secara mandiri.

Longsor terjadi di ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Cisitu, Kecamatan Nyalindung, dengan Desa Margaluyu, Kecamatan Purabaya, tepatnya di Kampung Cibuluh–Gunung Tanjung. Material longsoran dari tebing menutup badan jalan dan menyulitkan kendaraan untuk melintas.

Salah seorang warga Desa Margaluyu, Arip (32), mengatakan longsor sudah terjadi sejak empat hari lalu. Selain tertutup material tanah dan batu, kondisi jalan juga mengalami kerusakan cukup parah.

“Jalan ini sudah empat hari terdampak longsor. Selain rusak, material dari tebing menutup jalan sepanjang kurang lebih 25 meter. Hari ini kami warga Desa Cisitu dan Desa Margaluyu berupaya mengevakuasi material longsoran dengan alat seadanya,” ujar Arip kepada sukabumiupdate.com, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga: Longsor Kedua Tutup Total Jalur Nasional Bagbagan–Kiaradua, Pengendara Terjebak

Arip menambahkan, jalan kabupaten ini merupakan jalur alternatif vital bagi mobilitas warga sehari-hari, terutama untuk distribusi hasil pertanian dan akses pendidikan menuju pusat kecamatan.

Hal senada diungkapkan oleh Obay, warga lainnya. Ia mengeluhkan kondisi infrastruktur yang kian memprihatinkan akibat bencana yang tidak segera ditangani.

“Jalan ini rusak berat, padahal merupakan jalan alternatif penghubung antar desa dan antar kecamatan. Kami berharap ada perhatian dan penanganan segera dari pemerintah,” ungkap Obay.

Baca Juga: Material Longsor Sepanjang 25 Meter, Jalur Bagbagan–Kiaradua Sukabumi Selatan Terputus

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan penanganan permanen agar akses transportasi kembali normal dan tidak membahayakan pengguna jalan, terutama saat curah hujan tinggi.

Warga mendesak pemerintah kabupaten dan instansi terkait untuk segera menurunkan alat berat guna membersihkan material longsor serta melakukan perbaikan permanen. Pasalnya, kondisi jalan yang licin dan labil sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terlebih saat hujan kembali turun.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT