SUKABUMIUPDATE.com - Kabar baik datang untuk warga Kampung Gempol Desa Cikadu Kecamatan Palabuhanratu serta Kampung Suradita Desa Ciengang Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi. Setelah lebih dari satu tahun hidup dalam ancaman bencana akibat pergerakan tanah hebat yang terjadi pada 4 Desember 2024 lalu.
Kepastian relokasi bagi ratusan warga di dua lokasi tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Sinergitas Perencanaan Pembangunan dalam Penanggulangan Bencana Daerah yang digagas Pemkab Sukabumi di Gedung Sulanjana, Kamis (22/1/2026). Dalam pertemuan tersebut Pemkab mengundang jajaran SKPD, Forum TJSPKBL (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Kemitraan, dan Bina Lingkungan) serta 176 perusahaan yang berdomisili di Kabupaten Sukabumi.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar "Lelang Kebiakan" untuk memastikan terwujudnya pembangunan sebanyak 166 unit rumah hunian tetap bagi warga terdampak. Rinciannya, 100 unit rumah akan dibangun di Desa Cikadu Kecamatan Palabuhanratu, dan 66 unit rumah di Desa Ciengang Kecamatan Gegerbitung.
“Berdasarkan hasil pertemuan dalam rangka peningkatan sinergitas perencanaan pembangunan dalam penanggulangan bencana daerah, sejumlah perusahaan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun hunian tetap bagi warga terdampak bencana,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman kepada sukabumiupdate.com usai acara, Kamis (22/1/2026).
Baca Juga: Temuan Polisi di Balik Aduan Warga soal Bocah Mengemis hingga Larut Malam di Sukabumi
Ade menegaskan bahwa pembangunan rumah relokasi ini memiliki tujuan yang sangat mulia, yakni memberikan rasa aman dan kenyamanan tinggal bagi warga yang selama ini berada dalam kondisi rawan bencana. “Alhamdulillah, rencana pembangunan hunian tetap ini sangat didukung (melalui lelang kebaikan) melibatkan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Ini merupakan kolaborasi yang luar biasa,” ucapnya.
Ade menjelaskan, hunian tetap yang akan dibangun memiliki luas lahan sekitar 60 meter persegi untuk setiap unit, dengan luas bangunan sekitar 36 meter persegi. Desain bangunan rumah telah disiapkan, termasuk berbagai aspek pendukung lainnya. “Untuk tahap awal, pengerjaannya insya Allah akan dibangun secepatnya,” ungkapnya.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengungkapkan bahwa tahap pertama pembanngunan hunian tetap lewat "Lelang Kebaikan" akan dimulai untuk merelokasi korban pergerakan tanah di Kampung Gempol, Desa Cikadu. Dan tahap berikutnya dilanjutkan ke Desa Ciengang.
"Dari total 100 unit Huntap di Cikadu, sebanyak 20 unit diantaranya akan dibangun oleh Pemkab Sukabumi. Dan sisanya dibangun melalui lelang kebaikan," ujarnya.
Selain itu, kata Sendi, Pemkab Sukabumi sendiri berfokus pada penyiapan lahan, termasuk pembangunan jalan lingkungan, TPT, drainase, IPAL Komunal, sarana air bersih serta penerangan jalan umum.
Baca Juga: Lahan Terdampak Proyek Tol Bocimi Seksi 3, Curhat Warga Cisande: Ganti Rugi Belum Jelas
Pada kesempatan yang sama, Bupati Sukabumi Asep Japar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pengusaha di Kabupaten Sukabumi yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan pascabencana.
“Terima kasih atas kepedulian dan perhatian para pengusaha terhadap warga terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi,” pungkas Bupati.
Editor : Syamsul Hidayat