SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi mencatat baru 17 perusahaan dan lembaga yang berpartisipasi dalam program Lelang Kebaikan untuk mendukung pembangunan 166 hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Gempol Desa Cikadu Kecamatan Palabuhan Ratu dan Kampung Suradita Desa Ciengang Kecamatan Gegerbitung.
Program Lelang Kebaikan tersebut dikemas dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Sinergitas Perencanaan Pembangunan dalam Penanggulangan Bencana Daerah yang digelar di Gedung Sulanjana, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini melibatkan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Kemitraan Bina Lingkungan (TJSPKBL) serta 176 perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Melalui forum tersebut, Pemkab Sukabumi memastikan komitmen pembangunan 166 unit hunian tetap, dengan rincian 100 unit di Desa Cikadu dan 66 unit di Desa Ciengang. Realisasi pembangunan huntap tersebut ditarget selesai pada Juli 2026.
Baca Juga: Truk Mogok Bikin Macet di Pamuruyan Cibadak, PU Luruskan Isu Jembatan Amblas
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan pembangunan huntap tahap pertama akan difokuskan untuk relokasi warga terdampak pergerakan tanah di Kampung Gempol, Desa Cikadu. Selanjutnya, pembangunan akan dilanjutkan ke Desa Ciengang.
“Dari total 100 unit huntap di Desa Cikadu, sebanyak 20 unit akan dibangun langsung oleh Pemkab Sukabumi, sementara sisanya melalui skema lelang kebaikan,” ujar Sendi.
Selain pembangunan unit rumah, Pemkab Sukabumi juga berfokus pada penyiapan lahan dan pembangunan prasarana pendukung, seperti jalan lingkungan, tembok penahan tanah (TPT), drainase, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal, sarana air bersih, serta penerangan jalan umum.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul pukul 23.00 WIB, dari total kebutuhan 100 unit huntap untuk warga terdampak bencana di Kampung Gempol, hingga saat ini baru 54 unit yang terpenuhi melalui program Lelang Kebaikan dari 17 perusahaan dan lembaga.
Baca Juga: 28 Juta Warga Indonesia Diprediksi Alami Gangguan Jiwa oleh Menteri Kesehatan
Adapun rincian bantuan 54 unit huntap tersebut berasal dari:
1. Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebanyak 20 unit,
2. PLTU 3 unit,
3. Perumdam TJM bersama karyawan 3 unit,
4. Aqua 1 unit,
5. LKM 1 unit,
6. BPR Sukabumi 1 unit,
7. PT Angkasa Teknik Raya Citarik 1 unit,
8. FPRB 10 unit,
9. Pratama 1 unit beserta material,
10. DPRD Kabupaten Sukabumi 1 unit,
11. PT Mineral Budi Harmoni 1 unit,
12. Asosiasi Tambang Sukabumi–Cianjur 1 unit,
13. CV Alam Fajar 1 unit,
14. Sukabumi Update Peduli 1 unit,
15. PLN Indonesia Power Gunung Salak 1 unit, serta
16. Komunitas Motor TS Sukabumi 1 unit.
Bupati Sukabumi Asep Japar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pengusaha di Kabupaten Sukabumi yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan pascabencana.
“Terima kasih atas kepedulian dan perhatian para pengusaha terhadap warga terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi,” pungkas Bupati.
Editor : Syamsul Hidayat