SUKABUMIUPDATE.com - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Sukabumi dalam beberapa hari terakhir memicu bencana longsor di wilayah Kecamatan Gunungpuyuh. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Babakan Garung, RT 01/06, Kelurahan Karangtengah, pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Longsor terjadi akibat tanah yang terus tergerus air hujan hingga akhirnya ambrol dan menyeret rumpun bambu di sekitar lokasi. Material longsoran dengan perkiraan panjang sekitar 10 meter dan tinggi 6 meter itu sempat menutup sebagian akses jalan warga serta menimpa pagar rumah warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yosep Sabaruddin, mengatakan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi tak lama setelah laporan diterima. Penanganan awal dilakukan sekitar pukul 19.20 WIB dengan fokus pada asesmen dan pembukaan akses jalan yang terdampak.
Baca Juga: Momentum Isra Mi’raj, Legislator PDI Perjuangan Ajak Warga Jabar Tebar Kebaikan
“Begitu menerima laporan, tim langsung melakukan pengecekan lokasi, assessment, serta penanganan awal untuk memastikan akses warga tidak terisolasi dan kondisi tetap aman,” ujar Yosep dalam laporannya.
Ia menjelaskan, longsoran disebabkan oleh kondisi tanah yang labil akibat hujan berkepanjangan, sehingga tidak mampu menahan beban vegetasi di atasnya. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban luka maupun jiwa. Namun demikian, BPBD tetap mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang tinggal di wilayah rawan longsor.
Proses penanganan melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Kota Sukabumi, unsur Kecamatan Gunungpuyuh, Polsek dan Koramil Gunungpuyuh, PMI Kota Sukabumi, PLN, komunitas Sehati Gerak Bersama, ketua RT/RW, hingga masyarakat setempat. Sinergi tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan dan memastikan kondisi lingkungan kembali aman.
Baca Juga: Viktor Gyokeres Inkonsisten, Arsenal Tetarik Datangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid
“Penanganan dilakukan secara bertahap dan akhirnya berhasil diselesaikan hingga pukul 23.00 WIB. Saat ini situasi sudah terkendali, namun kami tetap melakukan pemantauan lanjutan mengingat potensi hujan masih ada,” tambah Yosep.
BPBD Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau kejadian darurat lainnya agar dapat ditangani lebih cepat dan meminimalkan risiko yang lebih besar.
Editor : Asep Awaludin