Sukabumi Update

Bawa Pasien Darurat, Ambulans Desa Terjebak Jalan Berlumpur di Jampangtengah

Ambulans Desa bawa pasien darurat yang terjebak jalan berlumpur di Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Beredar sebuah video di media sosial facebook yang memperlihatkan satu unit mobil ambulans membawa pasien darurat terjebak di tengah jalan berlumpur di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

Dalam video tersebut, terlihat beberapa orang sedang berupaya mendorong mobil ambulans untuk mengeluarkannya dari kubangan lumpur di tengah kegelapan, salah seorang dalam video juga menyebut peristiwa itu terjadi tepat pada pukul 01:00 Wib dini hari.

Video juga disertai narasi pertanyaan kepada para pemerintah Kabupaten Sukabumi atas kondisi jalan yang rusak parah hingga tidak dapat dilintasi kendaraan.

“Tah kiyeu balangsakna jalan butut teh, kumaha yeu ka para dewan, ka para pamingpin rek ngantep wae saleheng berang, iyeu geus tengah peting kiyeu bari jeung mawa pasien darurat jam 1 ngadodorong ambulance meni eweuh we pamarentah teh sugan nu katoel hatena hayang ngomeken jalan iyeu jalan Kab Sukabumi desa tanjungsari kecamatan jampangtengah,” tulis pengunggah.

Baca Juga: Longsor Tutup Jalan di Gunungpuyuh Sukabumi, BPBD Lakukan Penanganan hingga Malam

Berdasarkan catatan sukabumiupdate.com, jalan rusak yang menghambat aktivitas masyarakat juga dialami oleh beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi, seperti wilayah Kecamatan Waluran dan Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu.

Adapun kesulitan yang dialami warga Kecamatan Waluran terjadi ketika masyarakat hendak mengantarkan seorang ibu pascamelahirkan di rumahnya namun plasenta yang tak kunjung keluar sehingga memerlukan pertolongan medis. Mengingat kondisi jalan yang tidak memungkinkan, pasien terpaksa ditandu menggunakan kain sarung dan bambu menuju Puskesmas terdekat pada Kamis 1 Januari 2026 lalu.

“Kondisi jalan pedesaan ketika membawa pasien sakit atau lahiran membuat mobil ambulans desa tidak bisa melewatinya dikarenakan medan jalan yang rusak, pemdes Mangunjaya berharap adanya bantuan untuk membangun jalan desa mengingat anggaran untuk pembangunan tidak ada di tahun 2026,”

Baca Juga: Viktor Gyokeres Inkonsisten, Arsenal Tetarik Datangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid

Sementara itu, peristiwa serupa juga dialami warga Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi yang terpaksa menandu seorang ibu menuju puskesmas setempat akibat pendarahan hebat yang dialaminya pascamelahirkan pada Senin 15 Desember 2025 lalu.

Akibat kondisi darurat itu, warga terpaksa menandu seorang ibu menggunakan kain sarung dan bambu menyusuri area perkebunan hingga harus menyeberangi sungai.

“Jalan Kabupaten ruas Bangbayang-Cibugel rusaknya sudah parah. Kalau hujan, jalan penuh lumpur dan kubangan, kendaraan sama sekali tidak bisa lewat,” ungkap salah satu warga.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT