Sukabumi Update

Rekam Jejak AKBP Ardian Satrio Utomo, Hanya 20 Hari Lebih Pimpin Polres Sukabumi Kota

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ardian Satrio Utomo saat bertemu komunitas ojol. (Sumber Foto: Dok. Polres Sukabumi Kota)

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam 20 hari pertama menjabat Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ardian Satrio Utomo menorehkan langkah kepemimpinan yang intensif, strategis, dan humanis. Perwira lulusan Sespimmen Polri Angkatan 62 ini kini bersiap menempati jabatan baru sebagai Wakil Direktur Reserse Siber (Wadirressiber) Polda Metro Jaya.

Berdasarkan rangkuman kegiatan yang dipublikasikan di akun resmi Instagram @polres_sukabumikota hingga 25 Januari 2026, berikut rekam jejak AKBP Ardian sejak pertama kali menginjakkan kaki di Kota Mochi hingga menjelang mutasi.

Awal Tugas dan Ketahanan Pangan

AKBP Ardian resmi menerima tongkat komando dari AKBP Rita Suwadi pada 5 Januari 2026 di Mapolda Jawa Barat. Dua hari kemudian, Rabu (7/1/2026), ia tiba di Mapolres Sukabumi Kota dan disambut dengan tradisi Pedang Pora, simbol penghormatan bagi pimpinan baru.

Selanjutnya ia disambut oleh Forkopimda Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi dalam acara silaturahmi yang digelar di Auditorium Balai Kota Sukabumi pada hari yang sama.

"Kami memohon dukungan dari semua pihak, khususnya Forkopimda Kota dan Kabupaten. Semoga kami bisa melaksanakan tugas dengan baik demi keamanan dan kenyamanan warga masyarakat Sukabumi," kata Ardian saat menyampaikan sambutan dalam acara tersebut.

Baca Juga: Belum Sebulan Menjabat, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ardian Satrio Utomo Diganti

Sehari setelahnya, ia langsung tancap gas mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung di Kampung Tugu, Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, untuk memperkuat komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Aksi Humanis: Nobar Bareng Bobotoh

Kedekatan dengan masyarakat ditunjukkan secara nyata saat ia membaur tanpa sekat dengan ratusan suporter Persib Bandung dalam kegiatan nonton bareng (nobar) Persib vs Persija di Wisata Alam Oasis, Minggu (11/1/2026). Langkah humanis ini dinilai efektif meredam potensi gesekan antar-suporter melalui pendekatan persahabatan dan keterlibatan langsung.

Momen AKBP Ardian Satrio Utomo saat nobar Persib vs Persija bersama Bobotoh.Momen AKBP Ardian Satrio Utomo saat nobar Persib vs Persija bersama Bobotoh.

Safari Kamtibmas dan Kedekatan dengan Ulama

Menyadari Sukabumi sebagai Kota Santri, AKBP Ardian aktif melakukan safari silaturahmi ke tokoh agama dan pengurus MUI Sukabumi. Ia juga hadir pada Haul Ponpes Almatsuriyah (17/1/2026) serta rutin menggelar doa bersama dan santunan anak yatim, memperkuat dimensi spiritualitas dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Penguatan Soliditas Lintas Instansi

Dalam rangka memperkuat koordinasi, AKBP Ardian kemudian menyambangi berbagai lembaga. Ia memperkuat soliditas internal TNI-Polri dengan mengunjungi Makodim 0607 menggunakan bus dinas Polri bersama seluruh pejabat utama pada Kamis (22/1/2026). Selain itu, ia menyempatkan diri meninjau produk UMKM warga binaan di Lapas Kelas IIB Sukabumi sebagai bentuk dukungan sosial, hingga berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi dan DPRD Kota Sukabumi.

Gandeng Ojol Jadi Mitra Kamtibmas

Dalam menjaga kondusivitas, salah satu terobosan dari AKBP Ardian adalah menggandeng komunitas ojek online (ojol) sebagai mitra strategis Kamtibmas. Dala pertemuan di Kantor Satpas SIM Satlantas Polres Sukabumi Kota pada Sabtu (17/1/2026), ia menekankan bahwa keterlibatan ojol bukan sekadar simbolis, melainkan komitmen nyata menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk mendukung tertib lalu lintas.

“Dengan mobilitas yang tinggi, rekan-rekan ojol memiliki peran penting dalam membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Sukabumi. Kami berharap komitmen ini dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam tindakan sehari-hari,” ujar AKBP Ardian Satrio Utomo.

Selain itu, ia memberikan peringatan tegas terhadap kelompok motor atau gangster yang meresahkan masyarakat. Ardian juga mengaktifkan Tim Macan Bintana untuk patroli malam, menurunkan Polwan bermotor di titik strategis, dan menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Dukungan Sosial dan Aspirasi Guru

AKBP Ardian juga hadir dalam FGD Aliansi Honorer Nasional (AHN) pada 22 Januari 2026 di GOR Pemuda Cisaat, mendampingi audiensi mereka dengan Pemkab Sukabumi terkait upaya memperjuangkan kesejahteraan guru PPPK paruh waktu.

Kemudian di bawah kepemimpinannya, Polres Sukabumi Kota aktif menindaklanjuti laporan warga melalui media sosial. Salah satunya, kasus seorang bocah perempuan yang kerap mengemis hingga larut malam di Bundaran Tugu Adipura, Kota Sukabumi. Kapolres memerintahkan personel untuk menelusuri lokasi dan menemukan bahwa bocah berusia 10 tahun tersebut sebenarnya sedang membantu orang tuanya sebagai pencari rongsokan.

Karena bocah ini belum pernah bersekolah, AKBP Ardian memastikan koordinasi dengan Dinas Sosial dan pihak terkait agar anak tersebut mendapatkan pendampingan serta hak atas pendidikan.

Mutasi ke Polda Metro Jaya

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/143/KEP./2026, pengabdian singkat namun padat ini berlanjut ke level yang lebih tinggi. AKBP Ardian dipromosikan menjadi Wadirressiber Polda Metro Jaya, sementara posisi Kapolres Sukabumi Kota akan diisi oleh AKBP Sentot Kunto Wibowo dari Bareskrim Polri.

Meskipun tergolong singkat, filosofi "Niat baik, berbuat baik, bertemu orang baik, insyaAllah bernasib baik" yang ia usung telah memberikan warna tersendiri bagi pelayanan kepolisian di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT