Sukabumi Update

Klinik Waluya Sukabumi Gratis Meski Belum Dicover BPJS, Paoji Nurjaman: Komitmen PDIP Melayani Rakyat

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman (Sumber: sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman, menyebut kunjungan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto ke Sukabumi menjadi momentum penting bagi penguatan perjuangan partai di daerah, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan. Dalam kegiatan tersebut, Hasto meresmikan Klinik Waluya Sejati Abadi di Sukabumi sebagai bagian dari upaya partai menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kami menyambut HUT PDI Perjuangan, sekaligus Pak Hasto telah membuka kembali Klinik Waluya di Kota Sukabumi. Ini menjadi bagian dari perjuangan bersama untuk rakyat,” ujar Paoji di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Minggu (25/1/2026).

Ia menegaskan, Klinik Waluya Sejati Abadi terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Klinik tersebut, kata dia, melayani warga selama 24 jam tanpa memungut biaya, meskipun saat ini belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Baca Juga: Juara Indonesia Masters 2026: Profil Alwi Farhan, Regenerasi Pebulutangkis Putra

Siapa pun yang berobat ke Klinik Waluya pintunya terbuka 24 jam, tanpa dipungut biaya sepeser pun, walaupun belum bekerja sama dengan BPJS,” katanya.

Usai kegiatan di Kota Sukabumi, rombongan juga menyambangi DPD PDIP Kabupaten Sukabumi. Menurut Paoji, kehadiran Hasto menjadi dorongan sekaligus penguatan strategi bagi kader PDIP di daerah. Arahan yang disampaikan DPP, lanjut dia, akan dijalankan oleh seluruh jajaran partai di Kabupaten Sukabumi.

Ia pun menyampaikan harapan agar PDIP di Kabupaten Sukabumi terus solid dan mampu mencapai target politik ke depan, termasuk perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.

Baca Juga: Pemerintah Iran: 1.850 Orang Tewas dalam Kerusuhan Teheran

“Insya Allah PDI Perjuangan di Kabupaten Sukabumi tetap jaya dan kami menargetkan pada 2029 bisa meraih sebelas kursi,” ucapnya.

Terkait dinamika politik nasional, Paoji menyampaikan bahwa salah satu rekomendasi yang ditegaskan oleh Sekjen PDIP adalah sikap partai yang tegak lurus menolak pilkada yang dipilih oleh DPRD. Menurutnya, PDIP menilai mekanisme tersebut sebagai bentuk pengurangan hak demokrasi masyarakat.

“PDI Perjuangan secara tegas menolak pilkada dipilih oleh DPRD karena itu merupakan perampasan hak demokrasi rakyat. Apapun kondisinya, pilkada harus tetap dipilih oleh masyarakat,” tegas Paoji.

Baca Juga: Warga Swadaya Perbaiki Jalan Nasional Amblas di Tanjakan Baeud Sukabumi

Ia menyatakan optimistis PDIP di Kabupaten Sukabumi mampu meraih hasil maksimal dengan terus turun langsung ke tengah masyarakat dan menjaga kedekatan dengan rakyat.

“Yang penting kami turun ke bawah, bersama rakyat, dan tegak lurus kepada rakyat. Insya Allah PDI Perjuangan akan berhasil pada 2029,” katanya.

Paoji juga menyebut Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian DPP PDIP. Target kemenangan pilkada dan penguasaan pimpinan dewan menjadi tugas utama yang dibebankan kepada DPC PDIP Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Masjid Ponpes Sirojul Ummah Surade Diresmikan, Jadi Pusat Ibadah dan Pendidikan Santri

Sebagai bagian dari penguatan organisasi, PDIP Kabupaten Sukabumi saat ini tengah melakukan konsolidasi struktur partai mulai dari tingkat DPC, PAC, ranting, hingga anak ranting. Dalam waktu dekat, partai juga akan melaksanakan musyawarah anak cabang (musancab) dan rekrutmen kepengurusan sesuai dengan ketentuan partai.

Menutup pernyataannya, Paoji turut menyampaikan harapan di momen HUT PDI Perjuangan dan ulang tahun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Semoga Ibu Megawati selalu diberikan kesehatan dan panjang umur, dan PDI Perjuangan terus menangis dan tertawa bersama rakyat,” pungkasnya.

 

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT