Sukabumi Update

Dramatis! 6 Jam Damkar Sukabumi Evakuasi Sapi Limosin 1,4 Ton Terjebak Lumpur

Kondisi sapi limosin yang terjebak kubangan lumpur di Balandongan Sukabumi sebelum dievakuasi Damkar. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Seekor sapi jenis Limosin berbobot raksasa terjebak dalam ancaman maut di Kampung Balandongan, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Hewan ternak seberat 1,4 ton milik Aep (38 tahun) itu terperosok ke dalam kubangan lumpur yang dalam dekat kandang sehingga tak mampu bergerak sejak Jumat pagi (30/1/2026).

Upaya warga melakukan penyelamatan secara manual sejak pagi buta berakhir buntu. Bobot sapi yang menyerupai berat mobil minibus itu justru membuat tubuhnya kian terhisap setiap kali warga mencoba menariknya. Harapan terakhir pun disandarkan pada tim penyelamat dari Pemadam Kebakaran (Damkar).

Laporan darurat masuk melalui pesan singkat WhatsApp kantor Damkar siang itu. Tim segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi medan berat. Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi, Ujang Rustandi, menyebut bahwa kondisi sapi diduga dalam keadaan tidak fit sebelum kejadian.

“Infonya sapi tersebut baru saja disuntik, kemungkinan suntik kesehatan. Namun setelah itu justru terperosok ke kubangan,” ujar Ujang kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga: Dar der dor! Suara Tembakan Perburuan Babi Hutan Kagetkan Warga Ciemas Sukabumi

Kondisi sapi yang lemas dan bobotnya yang mencapai 1,4 ton menjadi tantangan terbesar. Warga yang sebelumnya mencoba menarik secara manual nyaris tak berdaya menghadapi beban sebesar itu.

Tiba di lokasi sekitar pukul 11.15 WIB, tiga orang petugas Damkar yang diterjunkan langsung disambut medan licin dan lumpur yang terus menghisap kaki serta perut sapi. Tanpa alat khusus untuk evakuasi hewan besar, tim harus memutar otak menggunakan peralatan taktis seadanya.

“Kami menggunakan peralatan seadanya namun dengan perhitungan yang sangat hati-hati. Keselamatan hewan menjadi prioritas. Salah tarik sedikit saja bisa mengakibatkan hal fatal buat sapi. Kalau tidak hati-hati, bisa membuat sapi luka bahkan bisa mati. Makanya prosesnya berlangsung lama," tegas Ujang.

Operasi penyelamatan ini sempat dijeda saat azan salat Jumat berkumandang. Petugas dan warga sepakat menghentikan kegiatan sejenak untuk beribadah sebelum kembali bertaruh tenaga di bawah terik matahari siang.

Baca Juga: Lutung Kota Muncul Lagi! Cerita Panik Ibu-ibu di Pemandian Umum Cibatu Sukabumi

Enam Jam Penuh Peluh

Dalam video proses evakuasi, terlihat petugas dan warga bahu-membahu menggunakan tali tambang besar dan teknik tuas untuk mengangkat tubuh sapi dari dekapan lumpur. Lumpur yang pekat membuat kaki sapi sulit ditarik keluar, sementara kelelahan mulai menguras tenaga tim di lapangan.

Setelah berjuang selama kurang lebih enam jam sejak tim tiba, kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil. Tepat pukul 16.30 WIB, sapi Limosin raksasa tersebut berhasil ditarik ke permukaan dalam kondisi selamat.

Meski tampak lemas akibat berjam-jam terjebak di kubangan dingin, selamatnya sapi bernilai tinggi tersebut disambut lega dan suka cita oleh sang pemilik serta warga yang setia bersiaga sejak pagi.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT