SUKABUMIUPDATE.com - Proses pembukaan lahan untuk alun-alun Sagaranten di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat diwarnai kemunculan ular besar. Ular jenis sanca batik dengan panjang lebih dari tiga meter muncul dari lahan yang berlokasi di Kampung Cigadog RT 25/06, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Ular tersebut ditemukan di rumpun bambu jenis bitung yang berada di belakang Kantor Damkar Sagaranten dan Kantor Desa Sagaranten. Lokasi tersebut saat ini tengah dilakukan pembukaan lahan untuk rencana pembangunan Alun-alun Kecamatan Sagaranten.
Komandan Regu Damkar Sagaranten, Iswandi Farid Ma’ruf, mengatakan kemunculan ular tersebut diduga akibat aktivitas penebangan pepohonan dan pembersihan lahan.
“Di belakang kantor damkar dan kantor desa itu kan mau dibikin alun-alun Kecamatan Sagaranten, jadi pepohonan dan lainnya dibuka dan ditebang. Nah, di rumpun bambu jenis bitung itulah ditemukan ular sanca batik,” ujar Iswandi kepada Sukabumiupdate.com.
Menurutnya, ular tersebut berhasil dievakuasi menggunakan grab stick. Ular memiliki berat sekitar 20 kilogram dan langsung diamankan tanpa perlawanan berarti.
“Lebih tiga meter dengan berat sekitar 20 kilogram. Evakuasi berjalan lancar dan aman,” tambahnya.
Baca Juga: Bangkit Pascabencana, Iis Petani Perempuan Wangunreja Sukabumi Hidupkan Asa Usai Banjir
Saat ini, ular sanca batik tersebut masih diamankan di Kantor Damkar Sagaranten untuk penanganan lebih lanjut. Iswandi memastikan, dalam kejadian tersebut tidak ada petugas maupun warga yang mengalami luka.
Pada saat evakuasi Di lokasi kejadian juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, bersama unsur Koramil, Kecamatan, BPBD, Damkar, IPSM, serta tokoh masyarakat setempat.
Pihak Damkar menghimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di wilayah yang sedang mengalami pembukaan lahan, karena dapat memicu kemunculan satwa liar dari habitat aslinya. "Dari informasi masih ada satu ekor lagi, namun belum ditemukan," tutupnya.
Editor : Fitriansyah