Sukabumi Update

UPTD PU Beberkan Rencana Pembangunan Infrastruktur di Parungkuda hingga Kabandungan

Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Asep Saepuloh. (Sumber Foto: SU/Ibnu)

SUKABUMIUPDATE.com – Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Pekerjaan Umum (UPTD PU) Wilayah III Cicurug tengah mematangkan rencana pembangunan infrastruktur yang mencakup wilayah Kecamatan Parungkuda, Bojonggenteng, hingga Kabandungan. Proyek ini meliputi perbaikan jalan rusak berat, penanganan longsor, hingga pembangunan jembatan strategis.

Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Asep Saepuloh, mengungkapkan bahwa sejumlah ruas jalan yang kini dalam kondisi rusak parah telah masuk dalam daftar usulan prioritas penanganan.

"Ruas tersebut berada di wilayah Parungkuda-Bojongpari, termasuk jalur alternatif di kawasan Pakuan, Cipeuteuy, dan Cianten,” kata Asep kepada sukabumiupdate.com, Jumat (6/2/2026).

Selain perbaikan jalan, pihaknya juga menyoroti sejumlah titik longsor yang mengancam aksesibilitas warga. Titik-titik tersebut tersebar di perbatasan Parungkuda dan Bojonggenteng, tepatnya di ruas jalan Babakanjaya- Bojonglongok, kemudian di wilayah Sukatani, Cipamatutan.

"Sukatani bagian kanan yang masuk Bojonggenteng, serta di Cianten, Kecamatan Kabandungan, sebelah kanan," jelasnya.

Baca Juga: Respons UPTD PU Cicurug soal Kelanjutan Normalisasi Sungai Cipamatutan

Asep juga menyinggung adanya longsoran di jalur alternatif Tenjo Ayu–Purwasari pada STA 1+100. Longsoran tersebut diduga terjadi akibat getaran saat pekerjaan sebelumnya.

"Sebagian ruas jalan Insyaallah masuk dalam rencana pembangunan tahun 2026, sementara yang belum tertangani kita perjuangkan untuk tahun 2027 melalui koordinasi baik dari berbagai pihak," tuturnya.

Terkait teknis pengerjaan, Asep menjelaskan metode perbaikan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan dengan mengombinasikan dua jenis konstruksi.

"Kalau drainasenya jelek, kami usahakan betonisasi. Kalau drainasenya memungkinkan, kami lakukan pengaspalan,” jelasnya.

Untuk penanganan longsoran, Asep menyebut salah satu titik sudah memiliki Detail Engineering Design (DED), sehingga pelaksanaannya akan mengacu pada rekomendasi konsultan. Sementara titik lainnya masih menunggu kajian teknis lanjutan.

“Yang satu sudah ada DED-nya. Jadi penanganannya berdasarkan informasi dari konsultan," tuturnya.

Selain itu, UPTD PU Wilayah III Cicurug juga mengusulkan pembangunan dua jembatan kepada Dinas PU, yakni Jembatan Kompa dan Jembatan Cipamatutan. Kedua jembatan tersebut telah memiliki DED, namun pelaksanaannya masih menunggu kepastian anggaran.

“Jembatan juga ada dua yang sudah kita DED-kan, Jembatan Kompa dan Jembatan Cipamatutan. Mudah-mudahan, dapat dilaksanakan tahun ini atau tahun berikutnya bila anggarannya ada," pungkasnya. (adv)

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT