Sukabumi Update

Aman Nggak Untuk Fungsional Arus Mudik Lebaran 2026? Polisi Jajal Proyek Tol Bocimi Seksi 3

Jalur lintasan di proyek tol bocimi seksi 2, Cibadak - Cisaat (Sumber: kanal youtube edwar widodo)

SUKABUMIUPDATE.com - Untuk memastikan kelayakan proyek tol bocimi seksi 3 digunakan fungsional mudik lebaran Idul Fitri 2026, jajaran Polres Sukabumi jajal jalur pembangunan dari Parungkuda hingga Cisaat (Cibolangkaler). Hingga saat ini proyek tol dengan panjang lebih dari 14 kilometer tersebut baru mencapai progres 60 persen lebih, sejumlah jembatan utama belum selesai, bahkan beberapa bidang tanah masih belum dibebaskan.

Polres Sukabumi menegaskan rencana pembukaan Tol Bocimi Seksi 3 pada arus mudik Lebaran 2026 masih dalam tahap diupayakan. Hal itu disampaikan Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, Iptu M. Yanuar Fajar.

Pihak kontraktor sedang mengupayakan perbaikan kelayakan sarana dan prasarana di dalam Tol Bocimi Seksi 3,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Kamis 12 Februari 2026.

Baca Juga: 16.241 Tiket KA Pangrango dan Siliwangi Ludes Terjual Jelang Ramadan & Libur Imlek

Menurut Fajar jikapun akan diberlakukan fungsional, syaratnya harus banyak dan ketat karena terkait kondisi lintasan yang masih tanah, sempit, gelap sehingga bisa membahayakan pengendara yang melintas. Cuaca juga sangat berpengaruh, jika hujan sangat membahayakan bagi kendaraan yang melintas.

Kalau kondisi memungkinkan diberlakukan fungsional. Syarat dan jam operasional ketat, hanya pagi hingga siang hari, karena untuk sore atau malam tidak tidak rekomendasi karena belum ada lampu penerangan yang memadai,” tegasnya.

Untuk memastikan, jajaran Satlantas Polres Sukabumi melakukan pengecekan sepanjang ruas proyek tol Bocimi Seksi 3, menggunakan sejumlah kendaraan dinas, baik jenis 4X4 ataupun sedan. Rombongan polisi menelusuri setiap jengkal jalan tol bocimi seksi 3 yang sebagian sudah di beton dan sebagian lainnya masih tanah yang diratakan.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Tempat Wisata Romantis di Sukabumi untuk Rayakan Hari Valentine

Rencana yang terkendala Cuaca dan Pembebasan Lahan

Dalam berbagai kesempatan, pemerintah berharap tol bocimi seksi 3 Cibadak - Sukabumi Barat (Cibolang Cisaat) bisa digunakan untuk jalur fungsional arus mudik lebaran idul fitri 2026. Secara resmi pelaksana proyek menargetkan penyelesaian tol dengan panjang 14 kilometer ini pada April hingga Juni 2026.

Pekan kedua Desember 2025, Direktur Utama PT Trans Jabar Tol (TJT), Abdul Hakim, menyampaikan bahwa progres konstruksi Tol Bocimi seksi 3, mencapai 65–66 persen. TJT saat itu menargetkan pengerjaan rampung 2026 sesuai kontrak dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

“Seksi 3 sekarang sedang kita kejar, progres terakhir sekitar 65–66 persen. Kontrak dengan BPJT itu Juni 2026. Mudah-mudahan tidak ada dinamika lagi di lapangan sehingga tidak bergeser,” kata Abdul Hakim kepada awak media di Kantor TJT, GT Tol Caringin Utama, Bogor, Kamis 11 Desember 2025.

Satlantas Polres Sukabumi jajak lintasan di proyek tol bocimi seksi 3Satlantas Polres Sukabumi jajak lintasan di proyek tol bocimi seksi 3

Baca Juga: Jabatan Tinggi Bukan Lagi Impian, Generasi Muda Pilih Karier yang Manusiawi

Lewat rilis kepada media pada November 2025, Direktur Utama PT Trans Jabar Tol (TJT) Abdul Hakim Supriyadi berharap tol Bocimi Seksi 3 dengan exit tol di Cibolang Cisaat bisa melayani perjalanan arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 2025. Dimana rencana pengoperasian penuh jalan tol ini ditargetkan pada triwulan ketiga tahun 2026 (antara Juli - September).

“Kami optimistis tahun depan Tol Bocimi Seksi III sudah bisa melayani perjalanan pemudik saat arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya dalam siaran pers pada November 2025.

Pantauan di lapangan, masih ada beberapa jembatan utama yang belum selesai dibangun. Tol Bocimi seksi 3 sendiri memiliki 15 jembatan yang melintasi banyak sungai di desa-desa dan kecamatan sepanjang Ciambar, Nagrak, Cibadak, Caringin hingga Cicantayan dan Cisaat. Dari 15 jembatan tersebut 3 jembatan di area sukabumi barat hingga hari ini, belum terbangun, termasuk simpang susun menuju exit tol di Cibolang Cisaat.

Baca Juga: Jelang Rukyat Hilal 1 Ramadan 1447 H, DHR Sukabumi Siagakan Sejumlah Alat di POB Cibeas

Sejara keseluruh, ruas yang sudah terbangun baik main rood dengan beton dan jembatan hanya dari ujung tol bocimi seksi 2 di Sundawenang Parungkuda hingga sebelum Bukit Jelegong di Kecamatan Nagrak.

Sejauh ini para teknisi di lapangan masih berupaya menyelesaikan target untuk konstruksi Tol Bocimi Seksi 3. “Mudah-mudahan, Insyaallah,” ujar salah seorang teknisi TJT kepada sukabumiupdate.com, di Cibolang, Senin 2 Februari 2026.

Meski demikian, ia mengaku belum dapat merinci perkembangan terbaru pekerjaan di lapangan. Pelaksanaannya proyek Tol Bocimi Seksi 3 dihadapkan pada sejumlah kendala.

Baca Juga: 164 Ribu Peserta PBI Nonaktif, Bupati Sukabumi Pastikan Warga Tetap Dilayani di RS

Pertama adalah kondisi cuaca, cukup berpengaruh mengingat masih banyak pekerjaan konstruksi yang harus diselesaikan. Meski tidak disebut sebagai hambatan utama, namun faktor hujan dinilai cukup menyulitkan proses pengerjaan.

Kendala berikutnya, kata dia, kondisi lalu lintas yang padat. Kemacetan kerap menyulitkan, operasional kendaraan proyek terutama dalam memperkirakan waktu pekerjaan. “Soal pengecoran kadang sulit memperkirakan waktunya, apalagi saat akhir pekan susah diprediksi,” jelasnya.

Kendala lainnya sambung dia, persoalan pembebasan lahan juga masih menjadi tantangan. Terdapat penambahan kebutuhan lahan sekitar 16 hektar yang hingga kini belum seluruhnya dibebaskan. Lahan tersebut tersebar di sepanjang jalur utama (main road) Tol Bocimi Seksi 3. Ketiga kendala tersebut dipastikan mempengaruhi terhadap progres pengerjaan tol bocimi seksi 3.

 

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT