Sukabumi Update

Pembangunan SMAN Cibitung Sukabumi Terhenti, Proyek Rp6,5 Miliar Disdik Jabar

Pembangunan SMAN Cibitung Kabupaten Terhenti (Sumber: sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Pembangunan sekolah baru Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMAN 1 Cibitung di Kampung Kubang - Pasirgede, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan warga sekitar. Pasalnya, pengerjaan pembangunan tersebut terhenti meski bangunan belum rampung sepenuhnya.

Dari pantauan sukabumiupdate.com di lokasi proyek, Sabtu (14/2/2026) tidak terlihat adanya aktivitas pekerja. Area pembangunan tampak sepi tanpa kegiatan konstruksi. Sementara itu, papan informasi proyek dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat masih terpasang di area depan bangunan.

Dalam papan informasi tersebut tertulis kegiatan: Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Atas. Pekerjaan: Pembangunan Unit Sekolah Baru SMAN 1 Cibitung Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sukaraja Sukabumi Hangus 80 Persen

Adapun Addendum Surat Perjanjian tercatat dengan nomor 7295/KU.11.08/PSMA tertanggal 11 Desember 2025. Nilai kontrak proyek mencapai Rp6.586.161.600, dengan tahun anggaran 2025. Waktu kerja tercantum selama 50 hari kalender, dengan ketentuan denda 1/1000 (satu per seribu). Proyek tersebut dikerjakan oleh penyedia jasa CV. Putra Putri Mandiri.

Kepala Desa Cibitung, Iji Pahrudin, membenarkan pengerjaan proyek sudah tidak berjalan sejak dua minggu terakhir. Bahkan, menurutnya, kontrak pekerjaan telah diputus.

Memang sudah tidak ada kegiatan pengerjaan sejak dua minggu lalu, bahkan sudah putus kontrak,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com, Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga: Jelang Ramadan, Bupati Dorong Percepatan Realisasi Infrastruktur hingga Pengendalian Inflasi

Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari pihak penyedia jasa, kendala yang dihadapi berkaitan dengan persoalan keuangan. Disebutkan bahwa belum ada pencairan dana lanjutan sesuai tahapan progres dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selain itu, di lapangan masih terdapat persoalan pembayaran material yang belum terselesaikan kepada pengusaha lokal.

Jika melihat progres di lapangan, pembangunan diperkirakan dibawah 80 persen. Namun, sejumlah pekerjaan masih belum diselesaikan, di antaranya pemasangan keramik, pengecatan, instalasi listrik, serta satu lokal bangunan yang baru tahap cut and fill.

Kalau tidak salah totalnya ada tujuh lokal, ditambah kantor dan MCK,” tambah Iji.

Baca Juga: Modus Baru Peredaran Narkotika di Sukabumi, Polisi Amankan Potongan Kabel Isi Sabu

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat terkait kelanjutan pembangunan tersebut. Warga berharap proyek pembangunan sekolah tersebut dapat segera dilanjutkan agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.

 

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT