Sukabumi Update

Bersih-bersih di Pesisir Palabuhanratu, Dispar Sukabumi: 16 Meter Kubik Sampah Diangkut

Dispar Sukabumi gelar aksi bersih-bersih di pesisir Palabuhanratu menjelang Ramadan pada Rabu (18/2/2026). (Sumber : SU/Ilyas)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar aksi bersih-bersih massal menjelang Ramadan di sepanjang pesisir Pantai Palabuhanratu, Rabu (18/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 16 meter kubik sampah berhasil diangkut dari sejumlah titik objek wisata, mulai dari kawasan Alun-alun Gadobangkong hingga Muara Citepus.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menjelaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden yang disampaikan pada 2 dan 13 Februari lalu, agar aparatur pemerintah bersama masyarakat rutin melaksanakan kerja bakti atau korve kebersihan.

“Karena memang ada instruksi Presiden agar aparat birokrat bersama masyarakat rutin melakukan bersih-bersih. Maka hari ini kami tindak lanjuti bersama,” ujarnya, kepada Sukabumiupdate.com Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: 2.800 Buruh PT Muara Tunggal Gelar Aksi, Desak Pembayaran THR Satu Bulan Upah

Sebanyak dua unit truk sampah dikerahkan untuk mengangkut sampah dari kawasan wisata Alun-alun Gado Bangkong hingga Muara Citepus. Jenis sampah yang mendominasi terdiri dari sampah organik seperti batok kelapa, daun-daunan, dan ranting pohon. Selain itu, ditemukan pula sampah anorganik berupa plastik sisa kemasan makanan, kantong kresek, hingga styrofoam.

Seluruh sampah tersebut kemudian diangkut menuju Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Cimenteng untuk diproses melalui fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF).

Ali mengungkapkan, setidaknya ada tiga alasan utama atau “trigger” digelarnya kegiatan ini. Pertama, berkaitan dengan visi Sukabumi Mubarokah, di mana kebersihan menjadi bagian dari indikator keimanan dan ketakwaan. Terlebih, kegiatan ini dilaksanakan menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Baca Juga: Perusahaan Asal Israel Resmi Jadi Pemenang Lelang Proyek Panas Bumi di Maluku Utara

“Kebersihan itu bagian dari iman. Menjelang Ramadan, bersih-bersih ini bukan hanya membersihkan fisik, tetapi juga simbol kebersihan hati agar ibadah puasa kita semakin sempurna dan menghadirkan kehidupan yang muttaqin,” ungkapnya.

Kedua, Palabuhanratu sebagai daerah wisata memiliki komponen utama Sapta Pesona, yang salah satunya adalah kebersihan. Karena itu, menjaga kebersihan kawasan wisata tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, melainkan harus menjadi gerakan bersama.

“Ini kegiatan sabilulungan, gotong royong, amal jama’i. Bukan hanya pemerintah turun ke jalan, tapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan,” tegasnya.

Lalu yang ketiga, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden yang menekankan tiga fokus utama penataan kawasan, yakni kebersihan pesisir pantai wisata, penertiban spanduk dan billboard yang tidak sesuai estetika maupun perizinan, serta penataan kabel-kabel yang semrawut.

Baca Juga: Rumah Jokowi Dinamai 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps, Ini 5 Faktanya

"Lokasi yang menjadi fokus kegiatan yakni Gado Bangkong TPI, kawasan Istana Presiden, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Citepus, Pantai NR, dan Muara Citepus," ungkapnya.

Ali menambahkan, ke depan pihaknya akan memperkuat edukasi kepada para pengunjung terkait larangan membuang sampah sembarangan serta mendorong pengurangan sampah plastik, termasuk penggunaan wadah atau kantong belanja yang tidak sekali pakai.

“Harapannya, Pantai Palabuhanratu tetap bersih, indah, dan menjadi destinasi unggulan yang membanggakan,” pungkasnya.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT