Sukabumi Update

RSUD Jampangkulon Ungkap Kondisi NS Saat Masuk IGD: Infeksi Berat dan Dirawat di ICU

Jenazah NS saat tiba di Rumah Duka. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Meninggalnya NS (13), siswa kelas 1 SMPIT Darul Ma’arif Kampung Cileungsir, Desa Cibodas, Kecamatan Cibitung, menjadi sorotan publik. Remaja asal Kampung Cimandala, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade itu menghembuskan nafas terakhir di RSUD Jampangkulon pada Kamis sore (19/2/2026), dengan kondisi tubuh mengalami sejumlah luka.

Selama ini, NS diketahui tinggal bersama ibu sambungnya di Kampung Talagasari, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon.

Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desti, membenarkan bahwa pasien meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

“Pasien masuk ke IGD RSUD Jampangkulon pada pukul 08.09 WIB. Kemudian dilakukan penanganan medis dan dirawat di ruang ICU,” ujar Lia Desti saat dikonfirmasi Sukabumiupdate.com, Sabtu (21/2/2026).

Baca Juga: Fakta Baru Kematian NS: Ditemukan Penyakit Kronis di Paru-Paru, Polisi Tunggu Hasil Lab

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan dokter jaga, pasien datang dalam kondisi infeksi berat. Namun hingga saat ini, penyebab pasti infeksi tersebut belum dapat dipastikan.

“Menurut dokter jaga, pasien datang dengan kondisi infeksi berat. Penyebabnya belum dapat diketahui, apakah dari luka-luka atau faktor lainnya. Karena terdapat penurunan sel darah, sehingga muncul kecurigaan adanya kelainan darah,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Lia, dugaan kelainan darah tersebut masih bersifat sementara. Kondisi itu juga dapat dipicu oleh infeksi berat maupun penyakit lain yang menyertai.

Setelah menjalani perawatan di ruang ICU, NS dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.06 WIB. Pihak rumah sakit menyatakan seluruh penanganan telah dilakukan sesuai prosedur medis yang berlaku.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT