Sukabumi Update

Remaja di Cisolok Dibacok Gerombolan Bermotor Saat Tunggu Sahur di Depan Masjid

Konidis luka bacok 12 jahitan yang dialami remaja di Cisolok, Kabupaten Sukabumi | Foto : Dok. warga

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang remaja berusia 16 tahun asal Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, mengalami luka bacok di bagian tangan setelah diserang sekelompok pemotor bersenjata tajam pada Sabtu (22/2/2026) sekitar pukul 00.45 WIB dini hari.

Peristiwa itu terjadi di depan Masjid Jami Nurul Jihad, Kampung Citiis, Desa Cikahuripan, saat korban bersama sejumlah temannya tengah menunggu waktu untuk membangunkan warga sahur.

Kepala Desa Cikahuripan, Heri Suryana alias Jaro Midun, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, saat kejadian korban sedang nongkrong di depan masjid sambil bermain ponsel di pinggir jalan.

"Iya bener ada, kejadiannya sekitar jam 12.45 WIB malam. Anak-anak itu biasa nunggu waktu buat membangunkan sahur di depan masjid. Lagi main HP di pinggir jalan, dekat warung yang sudah tutup," ujar Jaro Midun, pada Minggu (22/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat sebuah rombongan sekitar enam sepeda motor melintas ke arah barat. Namun, saat melihat para remaja yang sedang nongkrong, rombongan tersebut berbalik arah dan mendatangi lokasi.

Baca Juga: Tanpa Suara Azan dan Pasar Takjil, Cerita Warga Sukabumi Jalani Ramadan di Sydney

"Jumlahnya sekitar enam motor, berarti kira-kira 12 orang. Pas lihat anak-anak nongkrong, mereka putar arah. Satu orang turun lalu langsung menyerang," katanya.

Lanjut Jaro Midun, tiga remaja yang berada di lokasi berhasil melarikan diri, sementara korban yang tertinggal sempat menahan serangan dengan tangan hingga akhirnya terkena sabetan senjata tajam.

"Yang tiga lari, satu orang tertinggal. Tangannya kena bacok saat menahan serangan. Malam itu langsung dibawa ke puskesmas dan mendapat 12 jahitan," ungkapnya.

Jaro menyebutkan, para pelaku diduga membawa senjata tajam jenis celurit, meski hanya satu orang yang turun dari motor dan melakukan penyerangan secara langsung.

"Iya, semuanya bawa senjata tajam, tapi yang turun hanya satu orang. Langsung mengayunkan celurit ke arah anak yang tertinggal," tuturnya. "Rencananya mau laporan ke Polres Sukabumi, tapi sampai sekarang keluarga belum datang (ke rumah). Informasi awal sudah disampaikan ke pihak Polsek Cisolok," tambahnya.

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT