SUKABUMIUPDATE.com - Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kelistrikan, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi terus mengintensifkan kegiatan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat umum pada 21 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan secara langsung melalui sosialisasi di lingkungan permukiman, sekolah, serta komunitas warga sebagai langkah preventif untuk menekan potensi kecelakaan akibat listrik.
Melalui program edukasi ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai bahaya mendekati instalasi listrik tanpa kewenangan, risiko bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, pentingnya menjaga jarak aman dari gardu dan tiang listrik, serta tata cara pelaporan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile.
Manager PLN UP3 Sukabumi, Eka Rahma Daniati, menyampaikan bahwa keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama antara PLN dan masyarakat.
“Kami terus mengedukasi masyarakat agar semakin memahami potensi bahaya listrik dan cara pencegahannya. Listrik sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, namun harus digunakan dengan bijak dan aman. Melalui edukasi ini, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalisir,” ujar Eka dalam keterangannya kepada sukbuamiupdate.com.
Baca Juga: Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah, PLN UP3 Sukabumi Tambah Daya PT Star Comgistic Indonesia
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), tidak hanya bagi petugas, tetapi juga bagi pelanggan dan masyarakat luas.
Dani, salah satu warga yang menerima edukasi, mengaku mendapatkan banyak informasi baru terkait keselamatan listrik.
“Setelah ada edukasi ini, saya jadi lebih paham tentang bahaya listrik dan pentingnya tidak mendekati gardu atau jaringan listrik sembarangan. Kami juga jadi tahu cara melapor kalau ada gangguan. Kegiatan ini sangat bermanfaat,” ungkapnya.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menambahkan bahwa literasi keselamatan listrik menjadi fondasi penting dalam membangun budaya sadar keselamatan di tengah masyarakat.
“Keselamatan adalah prioritas utama. PLN terus berupaya membangun budaya sadar listrik melalui edukasi yang berkelanjutan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan sekaligus mendukung keandalan sistem kelistrikan,” ungkap Sugeng.
Melalui edukasi yang masif dan berkelanjutan, PLN UP3 Sukabumi berharap masyarakat semakin peduli terhadap keselamatan ketenagalistrikan serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari risiko bahaya listrik. (adv)
Editor : Syamsul Hidayat