Sukabumi Update

Penuh Empati, RSUD Syamsudin SH Hangatkan Ramadan Keluarga Pasien dengan Takjil

para penunggu pasien di RSUD R Syamsudin SH saat mengikuti pengajian. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Di lorong-lorong rumah sakit yang lekat dengan aroma antiseptik, Ramadan terasa dalam suasana yang berbeda. Tak ada hiruk-pikuk dapur atau kebersamaan keluarga di meja makan. Bagi para keluarga pasien yang setia menunggu di balik pintu bangsal, bulan suci menjadi ujian kesabaran yang berlipat: menahan lapar dan dahaga sambil tetap mendampingi orang tercinta yang tengah berjuang memulihkan kesehatan.

Melihat kondisi tersebut, UOBK RSUD R Syamsudin SH menghadirkan sentuhan kepedulian di tengah rutinitas pelayanan medis. Setiap sore menjelang waktu berbuka, ketika cahaya senja mulai menyelimuti Kota Sukabumi, kegiatan berbagi takjil menjadi agenda rutin yang sarat makna.

Mengetuk Pintu Langit Lewat Kepedulian

Rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut ingin memastikan para keluarga pasien tetap merasakan kebersamaan saat azan Magrib tiba, meski harus berbuka di lingkungan rumah sakit.

Baca Juga: Tidak Anti Kritik, SPPG Perbawati Sukabumi Sampaikan Permohonan Maaf

"Ramadan adalah momentum untuk membasuh jiwa dengan berbagi. Kami ingin keluarga pasien tetap merasakan hangatnya kebersamaan, meski raga mereka harus berjaga di sela-sela bed perawatan," ungkap Direktur UOBK RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, H. Yayan Rusyandi, SE, M.Kes, dengan nada lembut, kepada awak media, Selasa (24/2/2026).

Hidangan dari Hati di Tengah Ujian

Setiap hari, sebanyak 100 hingga 150 paket takjil dibagikan kepada keluarga pasien. Bagi mereka, bingkisan sederhana itu bukan hanya makanan pembuka puasa, tetapi juga simbol perhatian dan dukungan moral di tengah situasi sulit.

Tak sedikit keluarga yang harus berbuka di kursi tunggu atau di selasar rumah sakit demi tetap dekat dengan anggota keluarga yang dirawat. Kehadiran takjil gratis ini menjadi penguat di tengah kelelahan fisik dan emosional.

Baca Juga: Penyu Hijau Mati Terdampar di Pesisir Ujunggenteng dengan Leher Terlilit Tali Plastik

"Ini adalah bentuk empati dan pelayanan yang humanis. Kami ingin menghadirkan sisi sosial dan emosional, melengkapi ikhtiar medis yang kami lakukan," tambah H. Yayan.

Menanam Benih Kebaikan, Menuai Senyum Syukur

Program berbagi ini menghadirkan nuansa Ramadan yang lebih hangat di lingkungan rumah sakit. Raut lelah para penunggu pasien berubah menjadi senyum syukur saat menerima paket takjil. Doa-doa pun terucap, menghadirkan ketenangan di tengah suasana yang penuh ujian.

Kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan sepanjang bulan Ramadan. RSUD R Syamsudin SH menegaskan komitmennya bahwa pelayanan optimal tidak hanya diwujudkan melalui tindakan medis, tetapi juga lewat kepedulian, empati, dan upaya memanusiakan sesama di bulan yang penuh berkah.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT