SUKABUMIUPDATE.com - BPJS Ketenagakerjaan kembali menghadirkan solusi bagi pekerja peserta jaminan sosial ketenagakerjaan untuk mewujudkan impian memiliki hunian pribadi melalui Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT). Program ini memberikan kemudahan akses pembiayaan perumahan dengan skema yang lebih terjangkau dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Alpian, menegaskan bahwa manfaat MLT bukan sekadar layanan tambahan, melainkan bentuk komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja di tengah tantangan memperoleh hunian layak saat ini.
“Program MLT ini merupakan bentuk nyata dukungan kami untuk membantu peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam memenuhi kebutuhan pokok berupa hunian yang layak. Melalui kerja sama dengan perbankan dan lembaga keuangan mitra, fasilitas ini hadir dengan suku bunga yang lebih kompetitif dan tenor pembiayaan yang panjang,” ujar Alpian.
Baca Juga: Santriwati di Cicantayan Sukabumi Diduga Jadi Korban Pelecehan Dai Kondang Pimpinan Ponpes
Program MLT membuka kesempatan bagi peserta untuk mengakses berbagai fasilitas pembiayaan perumahan. Persyaratan utamanya adalah peserta berstatus penerima upah, telah terdaftar dalam program Jaminan Hari Tua (JHT) minimal satu tahun, tertib membayar iuran, serta belum memiliki rumah yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai. Selain itu, peserta juga wajib memenuhi ketentuan dari bank penyalur dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Adapun jenis pembiayaan yang ditawarkan meliputi Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) dengan bantuan DP hingga Rp150 juta, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan pembiayaan sampai Rp500 juta, Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) dengan plafon hingga Rp200 juta, serta Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja/Kredit Konstruksi (FPPP/KK) yang memberikan dukungan modal pembangunan rumah hingga 80 persen dari Rencana Anggaran Biaya proyek.
Melalui skema MLT, peserta dapat memperoleh pembiayaan rumah dengan suku bunga lebih rendah dibandingkan bunga komersial. Selain itu, tersedia subsidi bunga yang membuat cicilan lebih ringan serta pilihan jangka waktu kredit yang fleksibel. Program ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi pekerja untuk memiliki rumah layak di tengah meningkatnya biaya hidup dan harga properti.
Alpian juga mengajak peserta yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal. “Kami berharap fasilitas MLT ini bisa menjadi jembatan nyata bagi pekerja untuk mencapai kesejahteraan keluarga melalui kepemilikan rumah,” pungkasnya.(adv)
Editor : Asep Awaludin