SUKABUMIUPDATE.com - Kabar baik bagi warga Palabuhanratu. Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan kembali menghadirkan pasar murah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Kegiatan ini akan digelar di Alun-Alun Palabuhanratu pada Rabu, 11 Maret 2026.
Dalam kegiatan yang melibatkan Satgas Pangan tersebut, berbagai kebutuhan pokok akan dijual dengan harga lebih terjangkau dari pasaran. Mulai dari beras, minyak goreng, telur, aneka sayuran, ikan, hingga komoditas pangan lainnya disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga, terutama di tengah fluktuasi harga sembako.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan bahwa pasar murah merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat.
"Pada tanggal 11 Maret, di Alun-Alun Palabuhanratu akan dilaksanakan kegiatan pasar murah," ujar Sekda Ade Suryaman saat dikonfirmasi. Jumat (27/2/2026).
Baca Juga: PDIP Haramkan Kadernya Terlibat Program MBG
Menurutnya, program ini bukan kali pertama digelar. Pasar murah kerap menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan yang saat ini berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi.
"Selain digelar dalam agenda muhibah Ramadan, kami ingin menghadirkan pasar murah di titik-titik lain. Tujuannya jelas, agar masyarakat lebih mudah mendapatkan sembako dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.
Agar pelaksanaan berjalan tertib dan lancar, teknis pembelian akan diatur secara khusus oleh Camat Palabuhanratu. Mekanisme antrean hingga kemungkinan pembatasan pembelian akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. "Pasar murah ini direncanakan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai," ungkapnya.
Melalui program ini, Ade Suryaman berharap masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari tanpa terbebani lonjakan harga. Selain membantu warga, pasar murah juga menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan menekan gejolak harga di tingkat konsumen.
"Selain itu, pasar murah juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas pangan serta menekan gejolak harga di tingkat konsumen," tandasnya.
Editor : Syamsul Hidayat