SUKABUMIUPDATE.com – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menggelar buka puasa bersama para jurnalis di rumah dinas, Minggu sore (1/3/2026), bertepatan dengan hari ke-11 Ramadan. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengajak insan pers untuk berdialog secara terbuka mengenai berbagai kebijakan Pemerintah Kota Sukabumi selama satu tahun masa kepemimpinan.
Dialog berlangsung santai dan terbuka, dengan beragam pertanyaan yang disampaikan para jurnalis. Sejumlah isu strategis menjadi perhatian, termasuk soal PAD, pengangguran, IPM, infrastruktur, penanganan sampah hingga pasar marema (pasar Ramadan).
Menanggapi hal tersebut, Ayep Zaki menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat serta upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi.
Ia mengakui bahwa dalam pelaksanaan kebijakan terdapat tantangan dan kritik. Namun demikian, pemerintah daerah tetap konsisten menjalankan program-program yang diyakini membawa manfaat bagi warga.
Dalam diskusi tersebut, Ayep Zaki juga memaparkan sejumlah program yang telah dan sedang dijalankan Pemerintah Kota Sukabumi. Pertanyaan dari wartawan terus mengalir, mulai dari pembangunan daerah, peningkatan lapangan kerja, kesiapan pemerintah menghadapi operasional Tol Bocimi, hingga capaian dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi.
Baca Juga: Kasus Impor LNG, Saksi Ahok Dicecar Terdakwa
Seluruh pertanyaan dijawab Wali Kota secara santai, lugas, dan tegas. Sikap tersebut mendapat apresiasi dari para jurnalis yang hadir.
Salah seorang jurnalis juga menanyakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap insan pers, khususnya wartawan yang memiliki kompetensi profesional. Menanggapi hal itu, Ayep Zaki menjelaskan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih menjadi tantangan dalam memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.
“Dengan APBD sekitar Rp1,3 triliun, tentu belum semua kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Namun kami optimistis pada 2027 anggaran dapat meningkat hingga Rp1,5–1,55 triliun. Targetnya, PAD bisa naik sekitar Rp50 hingga Rp75 miliar per tahun, yang nantinya digunakan untuk kepentingan pembangunan Kota Sukabumi secara menyeluruh,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ayep Zaki juga berjanji akan memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh wartawan di Kota Sukabumi sebagai bentuk apresiasi atas peran jurnalis. Ia meminta Asisten Daerah (Asda) III, Imran Ramdhani, yang turut mendampinginya, untuk mencatat dan menindaklanjuti rencana tersebut.
Wali Kota mengungkapkan keberhasilan pemerintah dalam menertibkan retribusi pasar marema yang kini sepenuhnya masuk ke kas daerah secara resmi.
Bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), pemerintah kota berhasil menyetorkan dana sebesar Rp170 juta dari pengelolaan lapak pasar marema ke kas daerah, memutus mata rantai kebocoran pendapatan yang selama ini tidak masuk ke kas pemerintah.
Editor : Syamsul Hidayat