SUKABUMIUPDATE.com - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, merilis laporan harian kejadian bencana pada Rabu, 4 Maret 2026.
Berdasarkan data Pusdalops yang diterima Sukabumiupdate.com, wilayah Sukabumi dilanda beberapa peristiwa bencana yang dipicu oleh cuaca ekstrem seperti hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang di beberapa wilayah Kabupaten Sukabumi.
Rumah Ambruk di Kecamatan Sukabumi
Hujan deras dan angin kencang pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 05.30 WIB mengakibatkan atap dapur rumah milik Holil di Kampung Babakan Situ, RT 001 RW 003, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Peristiwa serupa juga terjadi pada Selasa (3/3/2026) pukul 23.20 WIB. Rumah milik Deden yang dihuni satu kepala keluarga dengan enam jiwa mengalami ambruk pada bagian dapur. Kejadian berlangsung saat hujan intensitas sedang turun cukup lama. Kerusakan dipicu kondisi kayu atap yang sudah lapuk sehingga tidak mampu menahan beban air hujan. Rumah mengalami rusak berat dan tidak dapat dihuni. Untuk sementara, korban mengungsi ke rumah kerabat. Tidak ada korban luka maupun jiwa.
Baca Juga: Prediksi Prof Jiang: AS Kalah Perang Lawan Iran, Sebut Dunia Menuju Era Multipolar
Rumah Tertimpa Pohon di Kalibunder
Pada Selasa (4/3/2026) pukul 10.00 WIB, sebuah rumah di Kampung Cikaliung RT 09 RW 02, Desa Kalibunder, Kecamatan Kalibunder, dilaporkan tertimpa pohon. Kejadian ini juga tidak menimbulkan korban jiwa.
Pohon Tumbang di Sejumlah Wilayah
Hujan deras disertai angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di berbagai kecamatan, antara lain:
- Kecamatan Gegerbitung: Pohon aren roboh menimpa bagian belakang rumah milik Nurjaman di Kampung Rancabungur, RT 011 RW 002, Desa Cijurey, Rabu (4/3/2026) pukul 12.30 WIB. Tidak ada korban.
- Kecamatan Cikaret: Pohon rambutan tumbang di Kampung Cikaret RT 21 RW 07, Rabu (4/3/2026) pukul 12.30 WIB, menyebabkan akses jalan sempat terhambat.
- Kecamatan Cikembar: Pohon tumbang menutup jalan dan menimpa satu unit sepeda motor di Kampung Cikembang RT 05 RW 004, Desa Sukamulya, Rabu (4/3/2026) pukul 12.21 WIB.
- Kecamatan Kebonpedes: Pohon rambutan roboh di Kampung Ranji RT 04 RW 01, Rabu (4/3/2026) pukul 12.30 WIB, mengakibatkan bagian rumah warga mengalami kerusakan.
- Kecamatan Palabuhanratu: Dua unit ruko di Kampung Majlis RT 003 RW 019, Kelurahan Palabuhanratu, mengalami kerusakan pada bagian atap akibat angin kencang pada Rabu (4/3/2026) pukul 11.23 WIB. Peristiwa ini juga disertai pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa.
- Kecamatan Nyalindung: Dahan pohon durian menimpa atap samping rumah milik Ade Iyus di Kampung Baros 2 RT 001 RW 005, Desa Neglasari, Rabu (4/3/2026) pukul 15.30 WIB. Rumah yang dihuni satu kepala keluarga dengan satu jiwa tersebut mengalami kerusakan sedang.
Baca Juga: 3 Korban Bertemu LPSK, Pimpinan Ponpes Diduga Lecehkan Santriwati di Sukabumi Masih Dicari
Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah.
Sebagai langkah antisipasi, Pusdalops terus melakukan pemantauan wilayah melalui grup komunikasi P2BK se-Kabupaten Sukabumi, media sosial, serta frekuensi radio Ratel I 164.365 link Perbawati.
Selain itu, pemantauan titik rawan bencana dilakukan melalui aplikasi InaRisk, InaSafe, dan InaWare BNPB. Informasi peringatan dini cuaca dan gempa bumi juga diperoleh melalui kanal resmi BMKG serta sistem Warning Receiver System (WRS) New Generation.
Regu 8 Pusdalops yang bertugas terdiri atas Muhammad Fahri (Koordinator Regu), Ayep Purnama, Topik Hidayat, Iyus Lesmana, Aah Ahmad, dan Andri Muhammad Fadil. Peralatan yang disiagakan meliputi satu unit kendaraan roda empat, satu unit chainsaw, dan satu unit pompa air.
Hingga laporan ini diturunkan, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam seluruh rentetan peristiwa tersebut.
Editor : Ikbal Juliansyah