SUKABUMIUPDATE.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (4/3/2026) sore, mengakibatkan ruas Jalan Pasiripis–Ciracap terendam banjir. Genangan air terjadi tepatnya di Kampung Selabitung, Desa Ciracap, dengan ketinggian mencapai sekitar 60 cm.
Air meluap dari bahu jalan, saluran drainase, serta limpasan dari permukiman dan area persawahan warga. Akibatnya, arus lalu lintas sempat terganggu. Bahkan, kendaraan roda dua tidak dapat melintas karena tingginya genangan air.
Salah seorang warga Ciracap, Uceh Suparman (50 tahun), mengatakan banjir di lokasi tersebut bukan pertama kali terjadi. Menurutnya, hampir setiap tahun ruas jalan itu terendam saat hujan deras turun dalam waktu cukup lama.
Baca Juga: Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
“Kalau hujan besar, air dari sawah dan permukiman langsung meluap ke jalan. Tadi ketinggian air sampai sekitar 60 cm, motor tidak bisa lewat,” ujar Uceh kepada Sukabumiupdate.com.
Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan serius agar kejadian serupa tidak terus berulang.
“Kami meminta kepada Pemda melalui Dinas PU untuk melakukan penanganan di ruas jalan itu, baik berupa pelebaran drainase maupun perbaikan saluran air. Banjir ini tiap tahun terjadi,” tegasnya.
Baca Juga: BPBD Sukabumi Catat 6 Pohon Tumbang dan Rumah Ambruk Akibat Cuaca Ekstrem
Sementara itu, Kepala UPTD PU Wilayah Jampangkulon, Yudi Kuswandi, membenarkan bahwa lokasi tersebut memang kerap dilanda banjir saat curah hujan tinggi.
“Memang di lokasi itu langganan banjir, karena air dari pesawahan saat debit naik langsung turun ke jalan. Untuk drainase sebenarnya sudah sesuai standar,” jelas Yudi kepada Sukabumiupdate.com, Rabu (04/03/2026).
Ia menambahkan, pihaknya kemungkinan akan melakukan penanganan secara manual guna mengurangi dampak genangan air.
“Mungkin untuk sementara kami lakukan perbaikan manual. Karena tahun ini fokus anggaran masih untuk penanganan jalan di ruas itu, melanjutkan program tahun kemarin,” pungkasnya. (adv)
Editor : Ikbal Juliansyah