SUKABUMIUPDATE.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi mengingatkan perusahaan di wilayahnya untuk melaporkan informasi lowongan pekerjaan melalui platform Sistem Informasi Ketenagakerjaan (SIAPkerja) milik Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, mengatakan pelaporan tersebut penting untuk mendukung ketersediaan data ketenagakerjaan yang akurat sekaligus memperluas akses informasi bagi para pencari kerja.
Menurutnya, setiap perusahaan diharapkan melaporkan informasi lowongan pekerjaan yang tersedia maupun yang telah terisi agar dapat diakses secara terbuka oleh masyaraat.
Baca Juga: Disnakertrans Sukabumi: Perusahaan Wajib Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran
“Setiap perusahaan diharapkan melaporkan informasi lowongan kerja melalui sistem SIAPkerja. Informasi ini bersifat terbuka sehingga dapat diakses oleh pencari kerja, pemerintah, maupun pihak terkait lainnya,” ungkap Sigit kepada sukabumiupdate.com, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, keterbukaan informasi lowongan kerja dapat membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih tepat sasaran sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh informasi pekerjaan.
Selain itu, pelaporan melalui sistem tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan tata kelola ketenagakerjaan yang lebih transparan.
Disnakertrans Kabupaten Sukabumi juga mengingatkan bahwa perusahaan yang tidak melaksanakan kewajiban pelaporan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Baca Juga: Edukasi Pekerja Pajampangan, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM di Tegalbuleud
“Apabila terdapat perusahaan yang tidak melaksanakan kewajiban pelaporan lowongan kerja, maka dapat dikenakan sanksi administratif berupa peringatan tertulis sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Sigit berharap seluruh perusahaan dapat mematuhi ketentuan tersebut guna mendukung terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang lebih terbuka dan terintegrasi.
“Melalui kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan, kita berharap tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang lebih transparan, adil, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.(adv)
Editor : Asep Awaludin