Sukabumi Update

SPPG Kebonjati Cikole 1 Kota Sukabumi Disidak BGN, Kepala Dapur: Kami Siap Direlokasi

Tangkapan layar video BGN saat melakukan Sidak di SPPG Kebonjati Cikole 01, Kota Sukabumi. (Sumber: Tangkapan layar IG bgnsidak)

SUKABUMIUPDATE.com – Baru-baru ini, Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah Kota Sukabumi, salah satunya ke SPPG Kebonjati Cikole 001 dibawah naungan Yayasan Tidar Biru Sejahtera.

Hal itu diketahui melalui unggahan resmi melalui akun media sosial instagram @sidakbgn. Sidak dilakukan oleh Direktur Wilayah II Deputi Pemantauan dan Pengawasan Brigjen TNI Albertus Doni Dewantoro pada Rabu (4/3/2026).

Berdasarkan video tersebut, pihak BGN terlihat berbincang dengan Kepala SPPG dan menyoroti sejumlah infrastruktur dapur yang dianggap tidak layak dan harus segera dilakukan perbaikan.

Baca Juga: Dipepet 2 Motor dan Ditendang, IRT Kalapanunggal Hampir Kena Begal saat Jemput Suami

Saat dikonfirmasi, Kepala Dapur SPPG Kebonjati Cikole 001, Azis Fauzi Rahman membenarkan hal tersebut dan menjelaskan berdasarkan rekomendasi dari hasil sidak yang dilakukan BGN tersebut, pihaknya mengaku siap untuk melakukan pembenahan serta melakukan relokasi dapur ke tempat yang lebih layak.

“Iya betul kemarin ada sidak dan ada beberapa yang perlu ditingkatkan dan itu sudah saya ajukan kepada mitra (yayasan atau pemilik SPPG) dan itu juga sudah disetujui oleh mitra terkait apa yang dianjurkan oleh pihak BGN itu sendiri,” ujar Azis kepada Sukabumiupdate.com pada Minggu (8/3/2026).

Menurut Azis, beberapa hal yang menjadi perhatian dalam sidak tersebut di antaranya terkait infrastruktur dapur, kualitas fasilitas, serta aspek kebersihan dan higienitas.

“Pastinya infrastruktur dapur, kualitas, higienisnya juga dan untuk tempat sendiri memang sudah dianjurkan untuk direlokasi,” katanya.

Baca Juga: Cek Fakta: Video Teror Pencurian di Pasar Parungkuda Sukabumi Jelang Lebaran

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan rekomendasi tersebut kepada pihak mitra. Mitra yang mengelola dapur pun telah menyetujui rencana relokasi dan saat ini sedang mencari lokasi baru yang masih berada di wilayah Kecamatan Cikole.

“Dari pihak dapur sendiri sudah saya sampaikan dan mitra pun sudah menyetujui dan menyanggupi untuk direlokasi dan saat ini kita juga sedang mencari tempatnya, untuk tempatnya sendiri masih di Cikole dan memang anjuran dari BGN juga masih di Cikole,” jelasnya.

Terkait kondisi dapur yang sempat dinilai tidak layak, Azis mengatakan hal itu terjadi karena dapur baru saja terdampak banjir saat sidak dilakukan sehingga kondisi ruangan masih kotor dan belum sempat dibersihkan.

“Jadi kebetulan waktu sidak itu dapur baru beres kena banjir, air meluap dan suasana dapur itu jadi kotor dan memang belum sempat dibersihkan, jadi waktu sidak itu dapur memang dalam kondisi masih kotor setelah banjir,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait tenggat waktu relokasi, Azis menyebut pihaknya masih menunggu surat peringatan resmi atau SP1 dari BGN yang nantinya akan memuat batas waktu perbaikan dan relokasi.

Baca Juga: Karang Taruna Darma Bakti Cidolog Bagikan 350 Paket Takjil Gratis untuk Warga

“Kebetulan untuk tenggat waktu kita belum tahu ya dan kebetulan kita juga masih menunggu surat resmi SP1-nya dari BGN, nah mungkin kalau SP1-nya sudah keluar pasti ada tenggat waktunya sampai kapan,” ujarnya.

Azis menambahkan, dapur SPPG Kebonjati Cikole 1 sendiri telah beroperasi sekitar enam bulan. Menurutnya, kondisi dapur sebelumnya berjalan normal sebelum terdampak banjir.

“Kita sudah menginjak enam bulan dapur ini, sebelumnya suasana dapur itu tidak seperti sekarang, makanya saya juga di sini lagi fokus ke perbaikan infrastruktur agar segera diperbaiki dari segi peralatan dan lain sebagainya, kalau dari bulan pertama sampai keempat itu lancar-lancar saja,” tandasnya.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT