Sukabumi Update

Soal Jalan Rusak di Sukabumi, Kadis PU: Perbaikan Dilakukan Bertahap Sesuai Prioritas

Ilustrasi perbaikan jalan rusak di Kabupaten Sukabumi. (Sumber: Ilustrasi AI)

SUKABUMIUPDATE.com – Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat di media sosial terkait kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, memberikan penjelasan mengenai strategi pemerintah daerah dalam menangani persoalan tersebut di tengah keterbatasan fiskal, Minggu (8/3/2026).

Uus Firdaus menegaskan bahwa meskipun anggaran daerah saat ini mengalami tekanan akibat kebijakan efisiensi, perbaikan infrastruktur jalan tetap menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Meski anggaran kecil akibat terpotong efisiensi, alhamdulillah Pak Bupati sangat memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan,” ujar Uus kepada awak media pada Minggu (8/3/2026).

Baca Juga: Jelang Libur Idulfitri, Dispar Sukabumi Siapkan Strategi Hadapi Lonjakan Wisatawan

Menanggapi kritik masyarakat di media sosial yang menilai perbaikan jalan kerap dilakukan secara “asal-asalan”, Uus menjelaskan bahwa Dinas PU menerapkan dua strategi utama dalam penanganan infrastruktur jalan.

Pertama, penerapan skala prioritas secara bertahap dengan memfokuskan perbaikan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan berat serta memiliki dampak besar terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Kedua, peningkatan kualitas material dan standar pengerjaan. Dinas PU berkomitmen memperbaiki kualitas pembangunan jalan agar lebih tahan lama dan tidak mudah rusak kembali.

Dengan kondisi anggaran yang terbatas, pihaknya menargetkan agar setiap penggunaan anggaran dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Baca Juga: Di Sukabumi, Bahlil Lahadalia Minta Santri Dapat Kesempatan Beasiswa LPDP

Dalam kesempatan tersebut, Uus juga memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai pembagian kewenangan pengelolaan jalan, sehingga aspirasi yang disampaikan melalui media sosial dapat lebih tepat sasaran.

Untuk jalan berstatus provinsi, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar proses perbaikan dapat diselesaikan secara bertahap pada periode 2026–2027.

Sementara itu, untuk jalan nasional, pemerintah pusat saat ini mulai melakukan perbaikan melalui metode penambalan pada sejumlah titik kerusakan.

Meski penjelasan teknis telah disampaikan, harapan masyarakat terhadap perbaikan infrastruktur tetap tinggi.

Baca Juga: SPPG Kebonjati Cikole 1 Kota Sukabumi Disidak BGN, Kepala Dapur: Kami Siap Direlokasi

Hendi (42), seorang pengemudi angkutan trayek Cisaat, berharap peningkatan kualitas perbaikan jalan benar-benar terealisasi di lapangan.

“Kalau kualitas ditingkatkan, ya bagus. Jangan sampai kena hujan seminggu sudah lepas lagi tambalannya,” ujarnya.

Senada dengan Hendi, Mulyani (35), pedagang asal Palabuhanratu, menilai kondisi jalan sangat berpengaruh terhadap aktivitas perekonomian masyarakat.

“Jalan bagus itu kunci. Kalau jalan mulus, dagangan lancar, pembeli juga nyaman,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas PU berkomitmen menjadikan aspirasi masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial, sebagai bahan evaluasi dalam menyelaraskan program pembangunan infrastruktur ke depan.(adv)

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT