SUKABUMIUPDATE.com – Sekretaris Komisi V DPRD Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat mendorong pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal melalui kegiatan bertema Penguatan Kearifan Lokal dalam Upaya Pelestarian Lingkungan: Ngakar Budaya, Ngawangun Jabar Istimewa. Kegiatan tersebut digelar di Resto King Raos, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan masyarakat dari 41 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Selain itu, hadir pula tokoh budaya, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta unsur pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Jaenudin menyampaikan bahwa pelestarian lingkungan tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai budaya lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur di tanah Pasundan. Menurutnya, kearifan lokal memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menjaga keseimbangan alam.
“Budaya lokal tidak hanya menjadi simbol identitas masyarakat, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sosial, termasuk dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan,” ujar Jaenudin.
Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat itu menjelaskan, tema Ngakar Budaya, Ngawangun Jabar Istimewa memiliki makna mengakar kuat pada nilai-nilai budaya sebagai fondasi dalam membangun Jawa Barat yang maju, berkarakter, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Fasilitasi UMKM dan Sembako Murah, Pemkab Sukabumi Buka Bazar Ramadan di Cikembar
Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan di wilayah masing-masing. Pendekatan budaya dinilai dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat untuk merawat alam secara berkelanjutan.
“Dengan memadukan pendekatan budaya, edukasi, serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan akan tercipta gerakan bersama dalam melestarikan lingkungan,” katanya.
Jaenudin juga berharap kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi bagi berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga nilai-nilai kebudayaan daerah sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Selain unsur Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat, kegiatan tersebut juga dihadiri Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi serta dua narasumber dari kalangan budayawan Sukabumi. Acara dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab bersama peserta.
Di akhir kegiatan, Bakesbangpol berharap masyarakat semakin memahami bahwa menjaga lingkungan bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama yang berakar dari nilai-nilai kearifan lokal yang telah lama hidup di tengah masyarakat.
“Menjaga nilai budaya kearifan lokal harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat, yang diawali dari nilai-nilai budaya yang telah lama hidup di masyarakat,” ujar Jujun dari Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi. (adv)
Editor : Syamsul Hidayat