SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pembangunan infrastruktur sekolah serta perluasan akses bantuan pendidikan bagi siswa. Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari program prioritas selama satu tahun kepemimpinan Bupati Sukabumi Asep Japar dan Wakil Bupati Andreas.
Upaya peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya difokuskan pada proses belajar mengajar, tetapi juga pada penyediaan sarana dan prasarana yang layak bagi peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Deden Sumpena, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan sejumlah program pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah sepanjang tahun 2025.
“Pemerintah daerah berupaya memastikan siswa memiliki lingkungan belajar yang aman dan nyaman, karena hal itu sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan,” kata Herdiawan, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, program revitalisasi sekolah dilakukan melalui rehabilitasi bangunan hingga pembangunan ruang kelas baru di beberapa jenjang pendidikan.
Baca Juga: Diduga Lecehkan Penumpang Angkot, Pria di Cicurug Sukabumi Ngamuk Bawa Kampak
Sepanjang 2025, Pemkab Sukabumi merealisasikan rehabilitasi 18 ruang kelas PAUD serta pembangunan 31 ruang kelas baru. Di tingkat SD, sebanyak 134 ruang kelas direhabilitasi dan delapan ruang kelas baru dibangun. Sementara di tingkat SMP, pemerintah memperbaiki 47 ruang kelas dan membangun 16 ruang kelas baru.
Menurut Herdiawan, langkah tersebut bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan ramah anak sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga memperluas akses pendidikan melalui program bantuan bagi siswa. Salah satunya melalui Program Beasiswa Generasi Mencrang yang menyasar pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Pemkab Sukabumi juga menyediakan Beasiswa Bupati Sukabumi yang membuka kesempatan bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Program beasiswa ini diharapkan dapat membantu anak-anak Sukabumi agar tetap melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Di sisi lain, upaya peningkatan layanan pendidikan di Kabupaten Sukabumi juga mendapat apresiasi dari pemerintah provinsi. Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Barat memberikan penghargaan kepada Pemkab Sukabumi atas keberhasilan penanganan anak tidak sekolah.
Melalui berbagai program intervensi pendidikan, lebih dari 35.000 anak tidak sekolah di Kabupaten Sukabumi tercatat berhasil ditangani.
Baca Juga: Berburu Sembako Murah! Warga Padati Alun - Alun Palabuhanratu Sukabumi
Penghargaan tersebut diberikan dalam agenda konsolidasi daerah sebagai bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan. Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu dari tiga daerah penerima penghargaan bersama Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bandung.
Herdiawan menegaskan capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh anak di Kabupaten Sukabumi mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan.
“Pendidikan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. Karena itu kami terus berupaya agar setiap anak memiliki kesempatan belajar,” katanya.
Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap pembangunan pendidikan dapat terus berkembang dan mendukung terwujudnya visi Sukabumi Mubarakah, yakni maju, unggul, berbudaya, dan berkah. (adv)
Editor : Syamsul Hidayat