Sukabumi Update

Strategi Polres Sukabumi Kota Hadapi Arus Mudik di Tengah Rencana Pembukaan Tol Bocimi Seksi 3

Suasana apel gelar pasukan yang digelar Polres Sukabumi Kota untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026. (Sumber Foto: SU/Turangga Anom)

SUKABUMIUPDATE.com – Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota telah mematangkan strategi pengamanan guna menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. Fokus utama strategi tahun ini adalah mengantisipasi dinamika lalu lintas seiring dengan rencana dibukanya jalur fungsional Tol Bocimi Seksi 3.

Kesiapan strategi ini ditegaskan melalui apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah di Terminal Tipe A Sukabumi, Kamis (12/3/2026). 

“Untuk kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026 ini kita melibatkan 1.010 personel gabungan dari TNI Polri dan instansi terkait lainnya khusus Polri kita telah menurunkan 400 personel,” ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo kepada sukabumiupdate.com pasca apel.

Dalam operasi tersebut, petugas juga mendirikan 13 pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis. Pos tersebut disiapkan untuk memberikan berbagai layanan bagi pemudik, mulai dari pemeriksaan kendaraan hingga tempat beristirahat. Sentot menyebut fasilitas yang disiapkan di pos pengamanan cukup lengkap.

“Semua pelayanan insya Allah lengkap. Pelayanan kesehatan, fasilitas bengkel, kemudian tempat istirahat, tempat tidur dan sebagainya. Insya Allah maksimal. Itu semua ada nanti tinggal koordinasi dengan pospam setempat,” tambah Sentot.

Baca Juga: Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat di Sukabumi Dimusnahkan

Selain pengamanan, kepolisian juga mengantisipasi potensi lonjakan arus kendaraan yang diperkirakan terjadi setelah dibukanya jalur fungsional Tol Bocimi Seksi 3 saat periode mudik Lebaran 2026. Menurut Sentot, koordinasi lintas wilayah terus dilakukan untuk meminimalisasi potensi kemacetan.

“Kami telah mengantisipasi hal tersebut. Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota terus berkoordinasi lintas jalur dengan wilayah sebelah. Jika terjadi kemacetan, kami sudah menyiapkan langkah-langkah seperti penebalan pasukan, one way, hingga contraflow yang disesuaikan dengan tingkat kerawanannya,” ungkapnya.

Di sisi lain, Sentot juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik terkait kebutuhan bahan bakar selama musim mudik. Ia memastikan ketersediaan BBM masih mencukupi hingga periode Lebaran.

“Alhamdulillah, Pertamina telah mengeluarkan pernyataan stok BBM aman sampai musim Lebaran ini, sehingga masyarakat tidak perlu ragu atau panik,” pungkasnya.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT