SUKABUMIUPDATE.com - Penemuan mayat laki-laki menggegerkan warga Kampung Bantarbadak RT 05/04, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (15/3/2026) malam. Jasadnya ditemukan di bak air kamar mandi di sebuah rumah kosong yang dimanfaatkan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Berdasarkan penuturan warga, sebelum mayat ditemukan sempat terdengar adanya keributan dari bangunan tersebut. Ketua RW 04 Desa Pamuruyan, Solah mengatakan, dirinya kemudian menerima laporan dari Ketua RT 05/04 setelah selesai melaksanakan salat tarawih. Pada saat itu, warga mendengar suara seperti orang mengamuk dari dalam bangunan.
“Pas lagi beres salat tarawih, Ketua RT laporan di lokasi itu katanya ada suara seperti orang ngamuk, mukul-mukul seng,” ujar Solah kepada Sukabumiupdate.com, Senin (16/03/2026).
Baca Juga: Temuan Mayat Laki-laki di Bak Air Gegerkan Warga Pamuruyan Sukabumi
Mendapat laporan tersebut, ia lalu bergegas langsung mendatangi lokasi. Sesaat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), kondisi pintu rumah sudah dalam keadaan rusak. “Saya langsung ke TKP, terus masuk ke dalam. Ternyata pintu sudah pada rusak, terus langsung kita dorong sampai jebol,” katanya.
Solah kemudian memeriksa bagian dalam rumah bersama Ketua RT dan pengelola BUMDes. Saat memeriksa kamar mandi, mereka menemukan sesosok mayat laki-laki di dalam bak air.
“Pas ke kamar mandi sama Pak RT sama pengelola BUMDes, ternyata ada mayat di dalam bak,” ucapnya.
Saat ditemukan, posisi tubuh korban kepala berada di bawah dan kaki di atas membuat wajahnya belum dapat dikenali. “Sosok mayat belum dikenali karena posisi kepala masih di bawah dan kaki di atas, jadi mukanya belum kelihatan,” katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Pamuruyan, Ujang Sarip Hidayat menjelaskan bangunan tersebut awalnya merupakan rumah kosong yang sekitar enam bulan lalu dimanfaatkan oleh BUMDes sebagai tempat usaha milik desa.
“Ini bangunan kosong awalnya, terus dimanfaatkan oleh BUMDes sebagai usaha milik desa sekitar enam bulan yang lalu,” ujarnya. Menurutnya, lokasi tersebut rencananya digunakan untuk kegiatan usaha desa, termasuk budidaya ikan lele.
Baca Juga: Kajian Terbaru Ungkap Sesar Cisokan, Segmentasi Baru dalam Sistem Sesar Cimandiri
Ia juga menyebutkan laporan awal yang diterima menyebutkan adanya seseorang yang sempat mengamuk dan merusak bangunan sebelum mayat ditemukan.
“Tiba-tiba ada laporan dari Pak RW bahwa ada orang sempat ngamuk-ngamuk, katanya ngerusak, dan dilihat ada mayat di dalam,” katanya.
Namun hingga saat ini identitas korban belum diketahui dan belum ada warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarga.
Sementara itu, pengelola usaha BUMDes, Ifan Muhrijat mengatakan dirinya datang ke lokasi setelah menerima informasi terkait kondisi pintu rumah yang terbuka. “Kami cek lewat samping ternyata pintu terbuka. Kami masuk berdua karena khawatir ada orang,” ujarnya.
Saat memeriksa bagian dalam hingga kamar mandi, mereka menemukan korban sudah berada di dalam bak air dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RW.
“Kami cek ke atas, ternyata korban sudah berada di dalam bak mandi. Langsung lapor ke RW dan Pak RW langsung ke polisi,” katanya. Hingga kini kasus temuan mayat tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Editor : Ikbal Juliansyah