SUKABUMIUPDATE.com – Di tengah kesibukan memantau dan mengatur arus lalu lintas di H+2 Lebaran, Petugas di Pos TMC Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, didatangi seorang warga Bogor yang melaporkan kehilangan mobil Mitsubishi Xpander hitam miliknya, Senin (23/3/2026). Korban mengaku nekat melakukan aksi pengejaran dari Cigombong hingga akhirnya kehilangan jejak di kawasan Nagrak, Sukabumi.
Korban, Eko Kristanto Andi Wahono (52 tahun) mengatakan, peristiwa yang menimpanya ini terjadi saat sedang melaksanakan salat Zuhur di Masjid Assalafiyah, Desa Cigombong, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah selesai beribadah, ia mendapati mobilnya yang sebelumnya diparkir sudah tidak berada di tempat.
“Setelah saya salat Zuhur, selesai saya keluar, kendaraan sudah tidak ada. Saya langsung berasumsi kendaraan hilang,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com di Pos TMC Parungkuda.
Baca Juga: Bosan Suasana Gunung, Wisatawan Asal Puncak Bogor Rela Tembus Macet 7 Jam Demi Pantai Sukabumi
Eko kemudian menanyakan kepada juru parkir di lokasi. Dari informasi yang diperoleh, kendaraan tersebut disebut bergerak ke arah Sukabumi.
“Saya tanya tukang parkir, katanya arahnya ke Sukabumi,” katanya.
Mendapat informasi tersebut, korban yang masih bertelanjang kaki langsung melakukan pengejaran menggunakan mobil milik keluarganya. Ia mencoba menyisir jalur yang kemungkinan dilalui pelaku, mulai dari Tol Jagorawi hingga Tol Bocimi.
“Saya ke Jagorawi dulu, sampai putaran Ciawi tidak ketemu. Lalu saya masuk Bocimi dan kejar sampai ke arah Parungkuda,” ungkapnya.
Pengejaran terus dilakukan hingga wilayah Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Namun kendaraan yang dicari belum berhasil ditemukan.
“Parungkuda sampai Nagrak saya cari, tapi tidak ada. Setelah itu saya ke Pos TMC Parungkuda untuk melapor,” ucapnya.
Baca Juga: Volume Kendaraan Masih Tinggi di H+2 Lebaran, Exit Tol Parungkuda hingga Jalur Wisata Sukabumi Padat
Usai kehilangan jejak di Nagrak, Eko memutuskan mendatangi Pos TMC Parungkuda untuk meminta bantuan kepolisian memantau jalur lalu lintas dan berkoordinasi dengan jajaran polsek di wilayah hukum Polres Sukabumi.
Kendaraan yang dicuri adalah Mitsubishi Xpander warna hitam dengan nomor polisi B 1022 HUF. Eko menegaskan bahwa saat kejadian, mobil dalam kondisi terkunci rapat dengan sistem keyless yang kuncinya masih ia pegang.
“Mobil terkunci, kunci ada di saya. Posisi mobil kosong,” jelasnya.
Eko menambahkan, dirinya bukan sedang mudik saat kejadian, melainkan hanya datang ke masjid untuk melaksanakan salat.
“Rumah saya memang di situ. Saya ke masjid hanya untuk salat, sambil mengajak keponakan,” pungkasnya.
Pihak kepolisian di Pos TMC Parungkuda telah menerima laporan awal dan meneruskan informasi tersebut ke jajaran Satlantas serta Satreskrim Polres Sukabumi untuk melakukan pemantauan di titik-titik penyekatan.
Masyarakat Sukabumi, khususnya yang berada di wilayah Parungkuda, Nagrak, hingga Cibadak, diimbau untuk waspada dan segera melapor ke kantor polisi terdekat jika melihat mobil Mitsubishi Xpander hitam dengan plat nomor B 1022 HUF.
Editor : Denis Febrian