Sukabumi Update

Suasana Cair di Tengah Macet GT Parungkuda, Polisi ini Joget Bareng Pengamen Hibur Pengendara

Aiptu Didik, anggota Satlantas Polres Sukabumi saat berjoget bareng pengamen di tengah macet Gerbang Top Parungkuda untuk menghibur pengendara. Rabu (25/3/2026). (Sumber: SU/Turangga Anom)

SUKABUMIUPDATE.com - Momen tak biasa terjadi saat rekayasa lalu lintas sistem one way diberlakukan di Gerbang Tol (GT) Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu dini hari (25/3/2026). Di tengah antrean kendaraan arus wisata menuju Palabuhanratu, seorang anggota polisi lalu lintas justru mencairkan suasana dengan berjoget dan bernyanyi bersama dua pengamen jalanan.

Aksi tersebut dilakukan oleh Aiptu Didik, anggota Satlantas Polres Sukabumi. Di tengah kepadatan arus kendaraan, ia berinisiatif menghadirkan hiburan sederhana untuk mengurangi kejenuhan para pengendara saat dini hari yang harus menunggu penerapan one way selesai.

Menurut Didik, kondisi di lokasi saat itu tengah dipadati kendaraan wisatawan yang hendak menuju kawasan Palabuhanratu. Ia melihat banyak pengendara yang mulai merasa jenuh, sehingga kehadiran pengamen dimanfaatkan untuk menghibur.

“Situasi lagi mungkin lagi meriah meriahnya arus wisata yang mengarah ke Palabuhanratu mungkin mereka lagi unek unek atau lagi menunggu selesainya one way, ada pengamen tadi kita tarik biar kita menghibur masyarakat biar fresh kembali,” ujarnya saat ditemui sukabumiupdate.com di lokasi, Rabu dini hari (5/3/2026).

Baca Juga: Usus Terburai, Korban Penusukan di Jalur Lingkar Sukabumi Meninggal Dunia

Suasana pun berubah lebih cair. Didik mengaku menikmati momen tersebut sambil tetap menjalankan tugasnya mengatur lalu lintas sejak pagi hingga malam. “Tadi ada tiga lagu, ya gimana gak asik saya juga enjoy aja dari pagi sampai malam ini kita tetap semangat,” katanya.

Ia menjelaskan, kebersamaan dengan dua pengamen itu terjadi secara spontan tanpa perencanaan sebelumnya. “Tadi spontan aja datang (dua orang pengamen), yaudah langsung otomatis kita menyanyi,” ucapnya.

Aksi unik itu pun mendapat respons positif dari para pengendara. Banyak di antara mereka yang memberikan apresiasi dengan gestur tangan sebagai bentuk dukungan. “Tadi banyak pengendara yang ngasih gini (memberikan jari love),” tutur Didik.

Meski menghadirkan hiburan, Didik tetap mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati selama perjalanan wisata, terutama menuju Palabuhanratu. Ia juga mengimbau agar pengguna kendaraan, khususnya bak terbuka, tidak digunakan untuk mengangkut orang demi keselamatan.

“Tetap dihimbau masyarakat yang wisata ke Palabuhanratu hati hati hingga kepada masyarakat pengguna roda empat atau bak terbuka dihimbau agar tetap hati hati, karena bak terbuka bukan untuk mengangkut orang,” pungkasnya.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT