Sukabumi Update

Pemkot dan Muhammadiyah Sukabumi Silaturahmi Usai Polemik Izin Salat Id di Lapdek

Silaturahmi Pemkot Sukabumi dan PD Muhammadiyah di Kampus UMMI, Kamis (27/3/2026) | Foto : Dokpim

SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Daerah Kota Sukabumi bersama Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Sukabumi menggelar pertemuan pada 26 Maret 2026 bertempat di Kampus UMMI. Pertemuan digagas usai polemik izin pelaksanaan Salat Idul Fitri di Lapang Merdeka.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam unggahan di media sosialnya menyebutkan, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialog yang hangat dan konstruktif. Kedua pihak saling bertukar pandangan guna menjaga kondusivitas, kenyamanan, serta kekhusyukan umat dalam menjalankan ibadah Salat Id.

Dalam kesempatan itu, PD Muhammadiyah Kota Sukabumi menyampaikan harapannya agar pelaksanaan kegiatan keagamaan ke depan dapat semakin tertata dengan baik, bersifat inklusif, serta mampu memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam membangun harmoni sosial serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga Kota Sukabumi.

Baca Juga: Mulai Jumat 27 Maret, Fungsional Tol Bocimi Seksi 3 Dialihkan Penuh untuk Arus Balik

Sebelumnya diberitakan, warga Muhammadiyah Kota Sukabumi tidak mendapat izin dari Pemkot Sukabumi untuk menggelar Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapang Merdeka, hingga kemudian pelaksanaan Salat Id bagi warga Muhammadiyah dialihkan ke dua titik, yakni Universitas Muhammadiyah Sukabumi (Ummi) dan SD Aisyiyah Cipoho.

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Sukabumi, Ade Rahmatullah, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah adanya penolakan dari pemerintah daerah.

“Pelaksanaan salat bertempat di UMMI (Universitas Muhammadiyah Sukabumi) dan Perguruan Aisyiah Cipoho, setelah ditolak Pemda atas pengajuan permohonan izin pelaksanaan shalat Idul Fitri di Lapdek,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com, Kamis (19/3/2026).

Di sisi lain, Sekretaris PD Muhammadiyah Kota Sukabumi, Yana Fajar, mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan tersebut. “Kami cukup menyesalkan karena tidak diberikan izin,” katanya.

Selanjutnya, pada pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah warga Muhammadiyah di Kota Sukabumi, Jumat (20/3/2026), Wali Kota Ayep Zaki menyempatkan diri untuk turut menghadiri salat Id yang dipusatkan di area Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dan dipimpin oleh Imam sekaligus Khatib, Dr. Iu Rusliana, dan diikuti ibuan jemaah itu. 

Dalam kesempatan tesebut, Wali Kota meminta maaf kepada warga Muhammadiyah atas insiden penolakan penggunaan Lapang Merdeka dan menyampaikan sejumlah alasan terkait hal itu. “Kami memohon maaf apabila kebijakan Wali Kota Sukabumi kurang berkenan,” ujar Ayep Zaki.

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT