SUKABUMIUPDATE.com - Seorang wisatawan asal Kecamatan Cisaat (sebelumnya disebut asal Kecamatan Baros, Kota Sukabumi), dilaporkan tenggelam di Pantai Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (28/3/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut melibatkan dua wisatawan yang sebelumnya berangkat dari Pantai Palangpang, Desa Ciwaru. Keduanya diketahui menyeberang menuju Pantai Cikadal dengan berjalan kaki saat kondisi air laut surut pada pagi hari. Tujuan mereka adalah untuk melihat Pulau Mandra yang berada di wilayah Desa Mandrajaya.
Warga setempat, Jujun Junaedi, mengatakan bahwa kondisi laut saat itu memungkinkan untuk dilintasi berjalan kaki karena surut. Namun situasi berubah saat mereka hendak kembali.
“Pagi hari air surut, jadi bisa jalan kaki ke seberang. Tapi waktu mau balik, air sudah mulai pasang dan arusnya cukup kuat,” ujar Jujun kepada sukabumiupdate.com.
Saat perjalanan kembali sekitar pukul 11.45 WIB, salah satu wisatawan diduga tidak mampu melawan arus laut yang mulai pasang dan akhirnya terbawa arus hingga tenggelam di perairan Pantai Cikadal.
Baca Juga: Menang Telak atas St. Kitts and Nevis, Indonesia Naik Peringkat FIFA
Balawista Geopark Ciletuh, Mohammad Piat Supriatna, memenyebutkan bahwa kedua korban mulai menyeberang sekitar pukul 09.00 WIB dan kembali saat kondisi laut sudah pasang.
Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian akhirnya menemukan korban sekitar pukul 13.20 WIB di perairan antara Pantai Cikadal dan Pantai Palangpang dalam kondisi meninggal dunia. “Korban ditemukan di perairan laut, sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Piat.
Hingga saat ini, identitas korban masih dalam proses pendataan. Petugas masih menunggu kedatangan pihak keluarga yang saat ini diketahui sedang berada di Pulau Kunti dan akan dijemput menggunakan perahu.
Kedua wisatawan tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki. Pihak berwenang mengimbau para wisatawan untuk selalu memperhatikan kondisi pasang surut air laut serta tidak nekat menyeberang tanpa pengawasan demi menghindari kejadian serupa.
Hingga berita ini ditayangkan, sukabumiupdate.com, masih berupaya konfirmasi kepada pihak polisi terkait identitas dan penanganan korban.
Editor : Syamsul Hidayat