SUKABUMIUPDATE.com – Aksi dugaan pencurian dompet terjadi di sebuah wahana bermain anak dan dewasa di Jalan Tipar Gede, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Sabtu (4/4/2026). Peristiwa ini menimpa seorang pengunjung bernama Ina Lestari (29), warga Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi saat tengah asyik bermain bersama anaknya di area mandi bola.
Kejadian bermula ketika Ina sedang fokus bermain sambil mengawasi sang anak. Di tengah aktivitas tersebut, ia sempat memegang dompet dan telepon genggamnya. Namun tanpa disadari, dompet yang berada di tangannya itu terlepas dan hilang dari genggaman.
“Iya lagi main di playground, mandi bola, ngajak anak gitu, pegang dompet, pegang HP. Kalau HP iya tetep dipegang, kalau dompet mah di sana tuh lupa, udah nggak tahu ke mana. Terus beda mainan lagi di sana tuh,” ujarnya saat ditemui sukabumiupdate.com, Sabtu petang (4/4/2026).
Baca Juga: Exit Tol Parungkuda Macet Parah Saat Long Weekend, Pengendara Antre Berjam-jam
Ina baru menyadari dompetnya hilang setelah mendengar adanya pengumuman dari pengunjung lain yang menemukan dompet di lokasi tersebut. Momen itu langsung membuatnya tersadar bahwa dompet miliknya tidak lagi berada di tempatnya, sehingga ia bergegas melakukan pencarian dan melapor.
“Pas sadar itu ada orang yang jujur menemukan dompet yang hilang orang lain gitu ya. Ada dompet, kehilangan dompet di sini warna putih, nah di situ langsung... emm gitu sadar. Heeh, pas dompet hilang gitu warna hitam. Bi, dompet mana? Nggak tahu, langsung nyari. Iya, mandi bola, langsung laporan,” tuturnya.
Dompet yang hilang tersebut berisi sejumlah barang berharga, di antaranya emas senilai sekitar Rp15 juta, surat-surat emas dan pegadaian, kartu ATM, KTP, serta uang tunai kurang lebih Rp500 ribu.
Ina mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian sekitar pukul 15.30 WIB. Ia pun berharap ada itikad baik dari pihak yang membawa dompetnya untuk mengembalikan barang-barang tersebut.
“Iya. Mudah-mudahan ya Allah ada itikad baiknya gitu ya, bisa kembaliin, iya, si barang-barang yang ada di dalam dompetnya itu. Insyaallah ada imbalannya,” ucapnya.
Baca Juga: 3 Danau Dekat Pusat Kota Sukabumi yang Wajib Dikunjungi, Bisa Dicapai Kurang dari 1 Jam
Sementara itu, Outlet Manager wahana bermain, Tofho Ardian Hasanudin, mengungkap kronologi kejadian berdasarkan hasil penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV). Ia menjelaskan bahwa korban masuk ke area kolam bola sekitar pukul 12.40 WIB dengan membawa dompet di tangan kiri dan ponsel di tangan kanan.
“Kronologi singkatnya tadi itu jam 12:40, customer masuk ke dalam kolam bola, membawa HP di tangan kanan dan membawa dompet di tangan kiri. Setelah diinformasikan bahwa sebenarnya kita lebih aman untuk menaruh barang tersebut di loker. Kita menginformasikannya dari pas mereka masuk dan dipakein mik,” jelasnya.
Beberapa menit setelah itu, dompet milik korban diduga terjatuh di area kolam bola. Rekaman CCTV kemudian memperlihatkan kemunculan seorang wanita paruh baya bersama seorang anak kecil yang menemukan dompet tersebut. Anak itu sempat melemparkan dompet, namun kemudian diambil kembali oleh wanita yang bersamanya.
“Nah, dua menit kemudian muncullah satu orang, dua orang, satu anak dan satu pendampingnya. Si anak ini menemukan dompet tersebut, cuman sama dia dilemparin lagi karena kan namanya anak-anak. Tapi diambil sama si penjaganya tersebut atau pengasuhnya. Nah, sempat diambil lagi sama anaknya, cuman diambil lagi sama si penjaganya. Nah, setelah itu mereka bergegas pergi,” paparnya.
Dalam hitungan menit, wanita tersebut bersama anak kecil yang bersamanya langsung meninggalkan area wahana. Aksi itu terekam jelas oleh CCTV, termasuk saat mereka berpapasan dengan korban yang saat itu sudah mulai mencari dan melaporkan kehilangan.
Baca Juga: Pedagang Ikan Palangpang Sukabumi Menjerit, Terpaksa Jualan di Jalan Meski Gedung KNMP Sudah Jadi
“Dalam hitungan 8 menit dia dari kolam bola udahnya langsung menuju ke pintu keluar. Sempet rada macet, sempet pas-pasan juga sama si korban, cuman korban itu dalam posisi sudah melaporkan dan kami sudah bergegas untuk membantu pencarian,” lanjutnya.
Berkat keterangan saksi dan penelusuran rekaman CCTV, pihak pengelola menyebut terduga pelaku telah teridentifikasi dan kini masih dalam proses pencarian.
“Alhamdulillahnya ada saksi yang memberitahu kita bahwa ini dompet diambil. Kita langsung cek CCTV dan langsung ketemu pelakunya. Untuk sekarang kita masih dalam proses pencarian,” katanya.
Pihak pengelola juga kembali mengingatkan para pengunjung agar tidak membawa barang berharga ke dalam area bermain dan memanfaatkan fasilitas loker yang telah disediakan untuk menghindari kejadian serupa.
“Setiap kasir telah mengasihkan kembalian, kita selalu bilang untuk membawa barang berharga dan ditaro di loker yang telah disediakan. Pas kita masuk ke dalam kan ada get-in-nya juga untuk memasang gelang, itu kami juga informasikan untuk barang berharga taro di loker yang telah disediakan. Karena tanggung jawab kehilangan, kita juga udah kasih tahu itu menjadi tanggung jawab customer ketika hal ini terjadi,” pungkasnya.
Saat ini, kasus pencurian tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Proses penanganan terus berlangsung dengan mengumpulkan keterangan saksi, mendalami rekaman CCTV, serta melacak identitas terduga pelaku yang telah teridentifikasi.
Editor : Asep Awaludin